Kompas TV internasional kompas dunia

Angka Positif Covid-19 Tembus 20 Juta, Warga di India Butuh Pasokan Ventilator dan Oksigen

Rabu, 5 Mei 2021 | 05:01 WIB

INDIA, KOMPAS.TV - Kasus covid-19 di India saat ini telah melampaui 20 juta di tengah gelombang kedua penyakit yang telah memorak-porandakan sektor perawatan kesehatan negara itu dan angka kematian melampui 220 ribu.

Kementerian Kesehatan India melaporkan, 357.229 kasus virus corona baru selasa 4 Mei 2021.

Selama 13 hari berturut-turut telah terjadi 300 ribu kasus covid-19 baru.

Negara Asia Selatan itu juga melaporkan 3.449 kematian selama 24 jam terakhir.

India lebih dari 20,2 juta kasus total.

Angka itu termasuk jumlah kematian yang mencapai 222.408.

Kini India menempati posisi kedua, setelah Amerika Serikat, dan ketiga ditempati oleh Brasil.

Lonjakan kasus yang terjadi di India diduga munculnya varian baru covid-19 yang lebih menular, dan pelonggaran perbatasan.

Saat ini warga di negara India membutuhkan ventilator, pasokan oksigen, vaksinasi, dan tes usap masif di semua wilayah.

Rumah Sakit Mount Sinai di New York, Amerika Serikat, menyumbang ventilator untuk membantu menyelamatkan nyawa, di India.

25 ventilator dan 100 mesin sleep apnea, akan didistribusikan ke lima rumah sakit di sekitar India, di Bengaluru, Delhi, Kanpur, Kolkata dan Mumbai.

 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:06
KEPALA SMPN 1 SEMAU SELATAN, KUPANG, DILAPORKAN KE POLISI ATAS DUGAAN PENGGELAPAN DANA BEASISWA INDONESIA PINTAR   PEMPROV JATIM GANDENG UNAIR DETEKSI DAN PEMETAAN MUTASI VARIAN BARU COVID-19 DI JAWA TIMUR    POLDA SUMSEL KERAHKAN 600 PERSONEL AWASI KENDARAAN YANG MELINTAS DI 33 POSKO PENYEKATAN   MULAI BESOK, JASA MARGA LAKUKAN PENYEKATAN DI KM 31 TAMBUN TOL JAPEK   POLDA METRO JAYA MINTA PEMPROV DKI TUTUP TEMPAT WISATA DI JAKARTA SAAT LIBUR LEBARAN   MUI INGATKAN PENGURUS MASJID DAN JEMAAH WAJIB MENGGUNAKAN MASKER SAAT BERIBADAH    EPIDEMIOLOG GRIFFITH UNIVERSITY AUSTRALIA DICKY BUDIMAN SEBUT MUDIK JARAK DEKAT JUGA BERISIKO SEBARKAN COVID-19   KEMENHUB: BUS DENGAN STIKER KHUSUS BUKAN MELAYANI PEMUDIK   KEMENHUB BERI PENGECUALIAN BAGI BUS YANG TETAP BEROPERASI PADA MASA LARANGAN MUDIK DENGAN BERI STIKER KHUSUS   PT KAI: KERETA JARAK JAUH HANYA UNTUK PERJALANAN MENDESAK ATAU UNTUK KEPENTINGAN NONMUDIK   SATGAS COVID-19: MOBILITAS PENDUDUK KE PUSAT PERBELANJAAN NAIK DI 6 PROVINSI DALAM 3 PEKAN TERAKHIR    ANTISIPASI COVID-19, SURAT EDARAN PEMKOT SURABAYA: MAL HANYA BOLEH DIKUNJUNGI 50% DARI KAPASITAS   SURAT EDARAN MENDAGRI: ASN DAN PEJABAT DILARANG GELAR "OPEN HOUSE" ATAU HALAL BIHALAL SAAAT IDUL FITRI    KEMENPAN DAN RB SERTA BKN TIDAK TERLIBAT DALAM PROSES TES WAWASAN KEBANGSAAN TERHADAP 1.349 PEGAWAI KPK