Kompas TV bisnis kebijakan

Green Recovery dalam Agenda Kerja Sama Indonesia-Uni Eropa

Selasa, 4 Mei 2021 | 23:34 WIB
green-recovery-dalam-agenda-kerja-sama-indonesia-uni-eropa
Ilustrasi Green Recovery (Sumber: coaction.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Indonesia bersama perwakilan Uni Eropa baru saja meluncurkan kerja sama edisi 2021 dengan tema Pemulihan Hijau atau Green Recovery.

Dalam perjanjian itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Suharso Monoarfa dan Duta Besar Uni Eropa serta Negara-negara Anggota Uni Eropa di Indonesia, berkomitmen untuk memulihkan pembangunan Uni Eropa dan Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan pasca pandemi.

Baca Juga: AS, Inggris, Sejumlah Negara Uni Eropa Bantu Tangani Virus Corona di India

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket menyampaikan siklus program Uni Eropa yang bertujuan untuk membangun "agenda hijau" yang komprehensif dan inklusif bersama Indonesia.

Agenda itu mencakup "investasi hijau", perdagangan, kerja sama dalam energi terbarukan dan ekonomi sirkular, dengan tujuan akhir bergerak bersama menuju netralitas iklim.

Baca Juga: Uni Eropa Perkirakan Bakal Vaksinasi 70 Persen Populasi Dewasa per Akhir Juli

“Kerja sama dengan Indonesia ini tidak hanya turut mengatasi tantangan global, tetapi juga memberikan manfaat bagi para individu dan masyarakat yang terdampak,” kata Piket dalam virtual konferensi, Selasa (4/5/2021).

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Deni Muliya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:16
KEPALA SMPN 1 SEMAU SELATAN, KUPANG, DILAPORKAN KE POLISI ATAS DUGAAN PENGGELAPAN DANA BEASISWA INDONESIA PINTAR   PEMPROV JATIM GANDENG UNAIR DETEKSI DAN PEMETAAN MUTASI VARIAN BARU COVID-19 DI JAWA TIMUR    POLDA SUMSEL KERAHKAN 600 PERSONEL AWASI KENDARAAN YANG MELINTAS DI 33 POSKO PENYEKATAN   MULAI BESOK, JASA MARGA LAKUKAN PENYEKATAN DI KM 31 TAMBUN TOL JAPEK   POLDA METRO JAYA MINTA PEMPROV DKI TUTUP TEMPAT WISATA DI JAKARTA SAAT LIBUR LEBARAN   MUI INGATKAN PENGURUS MASJID DAN JEMAAH WAJIB MENGGUNAKAN MASKER SAAT BERIBADAH    EPIDEMIOLOG GRIFFITH UNIVERSITY AUSTRALIA DICKY BUDIMAN SEBUT MUDIK JARAK DEKAT JUGA BERISIKO SEBARKAN COVID-19   KEMENHUB: BUS DENGAN STIKER KHUSUS BUKAN MELAYANI PEMUDIK   KEMENHUB BERI PENGECUALIAN BAGI BUS YANG TETAP BEROPERASI PADA MASA LARANGAN MUDIK DENGAN BERI STIKER KHUSUS   PT KAI: KERETA JARAK JAUH HANYA UNTUK PERJALANAN MENDESAK ATAU UNTUK KEPENTINGAN NONMUDIK   SATGAS COVID-19: MOBILITAS PENDUDUK KE PUSAT PERBELANJAAN NAIK DI 6 PROVINSI DALAM 3 PEKAN TERAKHIR    ANTISIPASI COVID-19, SURAT EDARAN PEMKOT SURABAYA: MAL HANYA BOLEH DIKUNJUNGI 50% DARI KAPASITAS   SURAT EDARAN MENDAGRI: ASN DAN PEJABAT DILARANG GELAR "OPEN HOUSE" ATAU HALAL BIHALAL SAAAT IDUL FITRI    KEMENPAN DAN RB SERTA BKN TIDAK TERLIBAT DALAM PROSES TES WAWASAN KEBANGSAAN TERHADAP 1.349 PEGAWAI KPK