Kompas TV klik360 sinau

Tradisi Beli Baju Baru Jelang Lebaran, Bagaimana Jejak Sejarahnya?

Rabu, 5 Mei 2021 | 04:00 WIB

KOMPAS.TV - Belanja baju baru jadi salah satu tradisi jelang lebaran yang lekat dengan masyarakat Indonesia.

Sejak kapan tradisi ini muncul di Indonesia?

Melansir Historia.id, jejak tradisi membeli pakaian baru jelang Lebaran dan memakainya sewaktu Lebaran ini sudah cukup lama ada di Indonesia.

Snouck Hurgronje, Penasihat Urusan Pribumi untuk Pemerintah Kolonial, mencatat kebiasaan ini pada awal abad ke-20.

“Di mana-mana perayaan pesta ini disertai hidangan makan khusus, saling bertandang yang dilakukan oleh kaum kerabat dan kenalan, pembelian pakaian baru, serta berbagai bentuk hiburan yang menggembirakan,” tulis Snouck dalam suratnya yang termuat dalam "Nasihat-Nasihat Snouck Hurgronje Semasa Kepegawaiannya kepada Pemerintah Hindia Belanda 1889–1936 Jilid IV".

Selain itu, dalam buku "Islam di Hindia Belanda", Snouck juga menyatakan kebiasaan bertamu pada Idulfitri dengan mengenakan pakaian serba baru mengingatkan pada perayaan tahun baru Eropa.

Tradisi baju baru saat Idul Fitri juga tertulis dalam buku Sejarah Nasional Indonesia karya Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto.

Dalam buku tersebut dijelaskan, tradisi ini sudah dimulai tahun 1596 di masa Kesultanan Banten.

Menjelang Idul Fitri, mayoritas penduduk Muslim di bawah Kerajaan Banten sibuk menyiapkan baju baru.

Namun, saat itu hanya kalangan kerajaan yang bisa membeli baju bagus untuk Idulfitri, sedangkan mayoritas warga masih menjahit baju sendiri.

Tradisi serupa juga ditemui di kerajaan Mataram baru, Yogyakarta. Masyarakat di Yogyakarta berbondong-bondong mencari baju baru, baik membeli atau menjahit sendiri.

Hingga kini, membeli baju baru pun masih dilakukan banyak masyarakat Indonesia jelang lebaran.

Di tengah pandemi Covid-19, belanja baju lebaran masih bisa dilakukan melalui layanan belanja online.

Jika terpaksa harus ke pusat perbelanjaan, jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol 3M dan menghindari kerumunan.(*)

Grafis: Arief Rahman

Penulis : Gempita Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:02
KEPALA SMPN 1 SEMAU SELATAN, KUPANG, DILAPORKAN KE POLISI ATAS DUGAAN PENGGELAPAN DANA BEASISWA INDONESIA PINTAR   PEMPROV JATIM GANDENG UNAIR DETEKSI DAN PEMETAAN MUTASI VARIAN BARU COVID-19 DI JAWA TIMUR    POLDA SUMSEL KERAHKAN 600 PERSONEL AWASI KENDARAAN YANG MELINTAS DI 33 POSKO PENYEKATAN   MULAI BESOK, JASA MARGA LAKUKAN PENYEKATAN DI KM 31 TAMBUN TOL JAPEK   POLDA METRO JAYA MINTA PEMPROV DKI TUTUP TEMPAT WISATA DI JAKARTA SAAT LIBUR LEBARAN   MUI INGATKAN PENGURUS MASJID DAN JEMAAH WAJIB MENGGUNAKAN MASKER SAAT BERIBADAH    EPIDEMIOLOG GRIFFITH UNIVERSITY AUSTRALIA DICKY BUDIMAN SEBUT MUDIK JARAK DEKAT JUGA BERISIKO SEBARKAN COVID-19   KEMENHUB: BUS DENGAN STIKER KHUSUS BUKAN MELAYANI PEMUDIK   KEMENHUB BERI PENGECUALIAN BAGI BUS YANG TETAP BEROPERASI PADA MASA LARANGAN MUDIK DENGAN BERI STIKER KHUSUS   PT KAI: KERETA JARAK JAUH HANYA UNTUK PERJALANAN MENDESAK ATAU UNTUK KEPENTINGAN NONMUDIK   SATGAS COVID-19: MOBILITAS PENDUDUK KE PUSAT PERBELANJAAN NAIK DI 6 PROVINSI DALAM 3 PEKAN TERAKHIR    ANTISIPASI COVID-19, SURAT EDARAN PEMKOT SURABAYA: MAL HANYA BOLEH DIKUNJUNGI 50% DARI KAPASITAS   SURAT EDARAN MENDAGRI: ASN DAN PEJABAT DILARANG GELAR "OPEN HOUSE" ATAU HALAL BIHALAL SAAAT IDUL FITRI    KEMENPAN DAN RB SERTA BKN TIDAK TERLIBAT DALAM PROSES TES WAWASAN KEBANGSAAN TERHADAP 1.349 PEGAWAI KPK