Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pengakuan Driver Ojol, yang Anaknya Tewas Usai Santap Sate Bersianida

Selasa, 4 Mei 2021 | 10:03 WIB

BANTUL, KOMPAS.TV – Bandiman driver ojol tengah berduka karena anaknya harus menjadi sasaran racun sianida di dalam bungkus bumbu sate ayam. 

Kejadian berawal ketika Bandiman diminta untuk mengantarkan paket makanan ke rumah orang bernama Tomy. 

Sang pengirim Nani Apriliani meminta tolong Bandiman karena melihatnya mengenakan jaket ojek online. 

Beralasan tak memiliki aplikasi ojek online akhirnya transaksi secara offline dengan biaya pengantaran dibanderol Rp 25 ribu.

“Saya minta 25 ribu saja, dikasih 30 ribu, katanya 5 ribu untuk bapak.”ujar Bandiman.

Bermodal alamat dan nomor telepon tujuan untuk mengantarkan sate ayam tersebut, Bandiman tiba di tempat tujuan. 

“Tanpa curiga terus saya membawa paket yang sudah tertera di hp saya itu. Setelah sampai rumah itu sepi dan kosong. Bermodal nomor telepon dari mbanya tadi, ya saya hubungi. Kebetulan yang terima bapak T tapi ada di luar kota. Pak, ini dengan bapak ini? Dengan alamat ini? Ini dari gojek pak, ini dari hamid pakualaman.”cerita Bandiman.

Namun setelah mengonfirmasi pada Tomy lewat telepon, akhirnya sang istri yang berada di rumah memberikan paket makanan tersebut untuk dibawa pulang Bandiman.

“Saya bawa pulang pukul 5 sambil menunggu buka saya santai-santai. Anak saya kembali dari TPA, bawa nasi gudeg. Ini buat bapak saja, lalu sate dimakan anak saya,”jelasnya. 

Baru sesuap disantap anak Bandiman, ia merasakan pedas lalu sempat minum kemudian jatuh pingsan. 

“Saya minta ade saya untuk bantu bawa ke rumah sakit. Anak saya sempat dapat perawatan medis 20 menit, Lalu dinyatakan anak saya meninggal dunia,”kata Bandiman.

Kini ancaman hukuman mati atau penjara 20 tahun menunggu tersangka Nani. 

Karena sakit hati ditinggal nikah oleh Tomy, sate bersianida malah salah sasaran hingga menewaskan anak dari driver ojol.

Video Editor: Rengga
 

Penulis : Yuilyana





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:39
BIRO STATISTIK NASIONAL ITALIA (ISTAT) SEBUT KEMISKINAN EKSTREM DI NEGARANYA MELONJAK KARENA PANDEMI COVID-19   PBSI GELAR TURNAMEN SIMULASI JELANG OLIMPIADE TOKYO DI PELATNAS CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR   PT JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL (JICT) IMBAU SOPIR TRUK TIDAK PERLU LAGI MEMBAYAR UANG TIP DI PELABUHAN   BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) MALUKU CATAT 33 RUMAH RUSAK AKIBAT GEMPA DI MALUKU TENGAH   KEPALA BMKG: POTENSI TSUNAMI BISA MUNCUL DI PANTAI JAPUTIH, MALUKU, JIKA ADA LONGSOR BAWAH LAUT AKIBAT GEMPA SUSULAN   BMKG MINTA WARGA DI PANTAI JAPUTIH, MALUKU, WASPADA TSUNAMI AKIBAT GEMPA SUSULAN   GUBERNUR ANIES BASWEDAN BERHARAP PEMBANGUNAN JAKARTA INTERNATIONAL STADIUM BISA RAMPUNG TEPAT WAKTU   GUBERNUR ANIES BASWEDAN TINJAU PROSES PEMASANGAN ATAP JAKARTA INTERNATIONAL STADIUM DI TANJUNG PRIOK, JAKUT   WAGUB AHMAD RIZA PATRIA PASTIKAN PROVINSI DKI JAKARTA BELUM TARIK REM DARURAT KARENA LONJAKAN KASUS KORONA   DINAS KESEHATAN MUNA BARAT, SULAWESI TENGGARA, GANDENG TNI-POLRI PERCEPAT PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19   SUDINKES JAKARTA PUSAT TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 KEPADA 16.000 ORANG PER HARI   PEMKOT BANDUNG TUTUP TEMPAT WISATA DAN HIBURAN SELAMA 14 HARI MULAI BESOK KAMIS, 17 JUNI 2021   SATGAS: KABUPATEN BANGKALAN, JATIM, JADI SATU-SATUNYA ZONA MERAH COVID-19 DI PROVINSI JAWA TIMUR   KETUA DPR PUAN MAHARANI AJAK SEMUA KOMPONEN BANGSA GOTONG ROYONG DAN FOKUS TANGANI PANDEMI COVID-19