Kompas TV nasional update

Hindari Larangan Mudik Lebaran di Tanggal 6 - 17 Mei, Warga Pilih Mudik Lebih Awal

Minggu, 18 April 2021 | 01:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Adanya larangan pemerintah untuk mudik pada tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang, membuat sebagian warga memilih mudik lebih awal. Seperti yang terlihat di Stasiun Senen Jakarta Pusat.

Dari pantauan tim liputan Kompas Tv, jumlah penumpang yang berangkat pada Sabtu (17/04) malam, jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan Sabtu pagi hingga siang hari.

Humas PT KAI Daop I, Eva Chairunnisa saat dihubungi melalui pesan singkat menyampaikan bahwa jumlah penumpang, dalam satu pekan terakhir masih terhitung normal, yakni dengan kisaran 1.000 - 2.500 penumpang, per hari di akhir pekan.

Dirinya juga menyebutkan bahwa tidak ada penambahan kereta, hingga di pekan pertama bulan ramadan.

Untuk mengantisipasi pelonjakan, PT KAI akan mengikuti kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, dengan mengoperasikan kereta luar biasa.

Sebelumnya dari pagi hingga sore tadi, Stasiun Pasar Senen, ramai penumpang, yang akan mudik lebaran.

Masyarakat memilih mudik lebih awal, sebelum larangan mudik diberlakukan oleh pemerintah, pada 6 hingga 17 Mei mendatang.

Meski demikian, PT KAI menyebut, jumlah penumpang hari ini masih normal, yakni sekitar 2.500 orang.

PT KAI juga belum membuat kebijakan khusus, untuk mendukung larangan mudik dari pemerintah.

Beberapa masyarakat memilih mudik lebih awal, sebelum dilarang oleh pemerintah.

Mereka beralasan, sudah lama tidak pulang kampung, sejak pandemi covid-19.

Sehingga, mudik sebelum tanggal 6 Mei, adalah pilihannya. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:41
PN JAKTIM AKAN MELANJUTKAN SIDANG KASUS KERUMUNAN DENGAN TERDAKWA RIZIEQ SHIHAB PADA SENIN, 17 MEI 2021   MARIA LUMOWA JUGA DITUNTUT 20 TAHUN PENJARA & DENDA RP 1 MILIAR SUBSIDER 6 BULAN KURUNGAN OLEH JPU,PADA KEJAGUNG   TERDAKWA KASUS PEMBOBOLAN BANK BNI MARIA PAULINE LUMOWA DITUNTUT MEMBAYAR UANG PENGGANTI RP 185,82 MILIAR   PEMPROV DKI JAKARTA SEBUT BANYAKNYA PENOLAKAN SIKM KARENA BANYAK SURAT DOKTER DAN DUKUMEN PERSYARATAN PALSU   DPMPTSP DKI JAKARTA: DARI 3.888 PERMOHONAN, SEBANYAK 2.094 PENGAJUAN SIKM DITOLAK   PEMPROV DKI JAKARTA MENERIMA 3.888 PERMOHONAN SURAT IZIN KELUAR MASUK (SIKM) PADA LIMA HARI SEJAK LARANGAN MUDIK   SAMPAIKAN DUKA CITA, MUI SEBUT USTAZ TENGKU ZULKARNAIN MERUPAKAN SOSOK PENDAKWAH YANG SANGAT GIGIH   USTAZ TENGKU ZULKARNAIN MENINGGAL DUNIA PADA 10 MEI 2021 SETALAH DIRAWAT DI RS TABRANI PEKANBARU KARENA COVID-19   PEMPROV PAPUA BUAT TIM KECIL UNTUK KOORDINASI DALAM PENYELENGGARAAN PEKAN OLAHRAGA NASIONAL (PON) XX 2021   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MINTA PENYALURAN ZAKAT FITRAH DILAKUKAN SECARA LANGSUNG KE TEMPAT PENERIMA   HARI KELIMA LARANGAN MUDIK, SEBANYAK 15.000 PENUMPANG BERANGKAT DARI BANDARA SOEKARNO-HATTA   LARANG WARGA MUDIK, WALI KOTA RAHMAT EFFENDI: BEKASI SUDAH BERHASIL, JANGAN SAMPAI ADA PENINGKATAN KASUS COVID-19   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI KLAIM 98 PERSEN WILAYAHNYA SUDAH MASUK ZONA HIJAU COVID-19   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 4.545: 3.588 SEMBUH, 190 MENINGGAL DUNIA, DAN 767 DALAM PERAWATAN