Kompas TV klik360 cerita indonesia

Penganiaya Perawat di RS Siloam Palembang Minta Maaf: Saya Tersulut Emosi Sesaat..

Sabtu, 17 April 2021 | 10:17 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.TV – Pria berinisial JT menyatakan menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam pasca kasus penganiayaan perawat.

Hal ini diungkapkan JT saat konferensi pers di Polrestabes Palembang pada Sabtu (17/4)

"Saya emosi sesaat dan saya menyesali perbuatan saya, saya benar-benar minta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam," ujar JT.

Ia mengaku kelelahan bekerja dan membuatnya tambah emosi karena harus bolak-balik menjenguk anaknya di RS tersebut.

"Anak saya sudah empat hari dirawat di sana dan saya harus bolak balik untuk menjenguknya. Mendengar infus anak saya dilepas hingga anak saya menangis saya tidak terima," ujar JT.

Sebelumnya, JT berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang di kediamannya pada Jumat (16/4)

Pelaku ditetapkan sebagai tersangka usai diperiksa selama 6 jam lebih di Polrestabes Palembang.

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti berupa topi, pakaian dan handphone yang digunakan saat peristiwa.

JT dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman kurungan hingga lima tahun penjara.

Video Editor: Faqih

Penulis : Theo Reza





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:31
KAPASITAS PENGUNJUNG PUSAT PERBELANJAAN ATAU MAL DI DEPOK SELAMA LIBUR LEBARAN DIBATASI MAKSIMUM 30 PERSEN   MUDIK DILARANG, TRAFIK TRUK DARI JAWA KE SUMATERA NAIK 24 PERSEN    PEMKAB BANYUMAS IZINKAN OBYEK WISATA TETAP BUKA SAAT LIBUR LEBARAN DENGAN SYARAT PENERAPAN PROKES KETAT   PEMKAB PATI, JATENG, PERKETAT AKSES MASUK KE PERUMAHAN RSS SIDOKERTO SETELAH 56 WARGA PERUMAHAN TERPAPAR COVID-19   SATPOL PP DKI IMBAU PARA PEDAGANG PASAR TANAH ABANG TAK BERJUALAN DI ATAS TROTOAR JALAN UNTUK CEGAH KERUMUNAN   KEMENKES: PEMBAYARAN INSENTIF TENAGA KESEHATAN RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN MASIH DALAM PROSES   CEGAH KLASTER BARU COVID-19, MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA KEPALA DAERAH LARANG KERUMUNAN JELANG LEBARAN   KOMBES HENGKI HARYADI TEGASKAN PELANGGAR KERUMUNAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DAPAT DIPIDANA   KAPOLRES METRO JAKARTA PUSAT KOMBES HENGKI HARYADI MELARANG SEGALA BENTUK KERUMUNAN SAAT MALAM TAKBIRAN   PEMPROV DKI JAKARTA: WARGA JABODETABEK TAK PERLU SIKM KELUAR MASUK WILAYAH JAKARTA   KPK SESALKAN BEREDARNYA SURAT PERINTAH AGAR PEGAWAI TAK LOLOS TWK MELEPASKAN PEKERJAAN   MASUK ZONA ORANYE COVID-19, PEMKAB JEMBER IMBAU MASYARAKAT SHALAT IDUL FITRI DI RUMAH   WALI KOTA PONTIANAK IZINKAN SHALAT IDUL FITRI DI MASJID MAUPUN LAPANGAN DENGAN TERAPKAN PROKES KETAT   PANDEMI KORONA, PEMPROV BANGKA BELITUNG LARANG MASYARAKAT GELAR TAKBIR KELILING PADA MALAM IDUL FITRI