Kompas TV regional berita daerah

Ingatkan Perda Ramadan, Satpol PP Akan Tindak Warung Makan yang Buka Siang Hari, Ada Sanksi Menanti

Sabtu, 17 April 2021 | 07:53 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Satpol PP Kota Banjarmasin mengeluarkan edaran himbaauan larangan kegiatan pada bulan ramadan.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin nomor 4 tahun 2005, selain membatasi kegiatan tempat hiburan malam, restoran, warung, rombong dan sejenisnya diwajibkan tutup pagi dan siang hari.

Mereka baru diizinkan kembali buka sore pukul 17.00 wita yang merupakan waktu untuk menyiapkan berbuka puasa.

Baca Juga: Razia Hotel Siang Hari, Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk, Mengaku Hanya Antar Donat

Pelanggar aturan tersebut diancam pidana kurungan maksimal 3 bulan dan atau denda maksimal 50 juta rupiah.

"Untuk makan minum memang dibatasi, jangan berada di depan orang banyak atau tempat terbuka, rumah makan juga dibatasi, (hanya buka) mulai sore sampai malam termasuk hingga subuh untuk sahur," ucap Plt Kasatpol PP dan Damkar Kota Banjarmasin,  Akhmad Muzaiyin.

Selain pemilik restoran, warung, rombong dan sejenisnya, warga juga dilarang makan dan minum di tempat tersebut hingga jam yang ditentukan, termasuk di tempat umum.

Aturan tersebut telah berlangsung belasan tahun di Kota Banjarmasin, namun berdasarkan pengalaman yang ada di tahun- tahun lalu, selalu saja ditemukan pedagang, pemilik warung atau restoran yang melanggar perda tersebut.

Begitupun pembeli yang makan di tempat.

Baca Juga: Tiap Masjid Diminta Bentuk Satgas Covid-19 Sendiri, Pastikan Protokol Kesehatan Tetap Dilaksanakan

Fenomena warung buka sebagian  atau sembunyi-sembunyi juga kerap terjadi dan dikenal dengan istilah warung sakadup.

Biasanya tempat makan yang terjaring ialah tempat makan yang langganan dirazia satpol PP dari tahun ke tahun.

Dari luar akan terlihat seolah tutup namun di dalam melayani pelanggan yang makan di tempat.

Sebagian besar yang terjaring baik pengelola maupun pembeli dikenai teguran hingga sanksi tindak pidana ringan.

Penulis : KompasTV Banjarmasin





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:08
PN JAKTIM AKAN MELANJUTKAN SIDANG KASUS KERUMUNAN DENGAN TERDAKWA RIZIEQ SHIHAB PADA SENIN, 17 MEI 2021   MARIA LUMOWA JUGA DITUNTUT 20 TAHUN PENJARA & DENDA RP 1 MILIAR SUBSIDER 6 BULAN KURUNGAN OLEH JPU,PADA KEJAGUNG   TERDAKWA KASUS PEMBOBOLAN BANK BNI MARIA PAULINE LUMOWA DITUNTUT MEMBAYAR UANG PENGGANTI RP 185,82 MILIAR   PEMPROV DKI JAKARTA SEBUT BANYAKNYA PENOLAKAN SIKM KARENA BANYAK SURAT DOKTER DAN DUKUMEN PERSYARATAN PALSU   DPMPTSP DKI JAKARTA: DARI 3.888 PERMOHONAN, SEBANYAK 2.094 PENGAJUAN SIKM DITOLAK   PEMPROV DKI JAKARTA MENERIMA 3.888 PERMOHONAN SURAT IZIN KELUAR MASUK (SIKM) PADA LIMA HARI SEJAK LARANGAN MUDIK   SAMPAIKAN DUKA CITA, MUI SEBUT USTAZ TENGKU ZULKARNAIN MERUPAKAN SOSOK PENDAKWAH YANG SANGAT GIGIH   USTAZ TENGKU ZULKARNAIN MENINGGAL DUNIA PADA 10 MEI 2021 SETALAH DIRAWAT DI RS TABRANI PEKANBARU KARENA COVID-19   PEMPROV PAPUA BUAT TIM KECIL UNTUK KOORDINASI DALAM PENYELENGGARAAN PEKAN OLAHRAGA NASIONAL (PON) XX 2021   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MINTA PENYALURAN ZAKAT FITRAH DILAKUKAN SECARA LANGSUNG KE TEMPAT PENERIMA   HARI KELIMA LARANGAN MUDIK, SEBANYAK 15.000 PENUMPANG BERANGKAT DARI BANDARA SOEKARNO-HATTA   LARANG WARGA MUDIK, WALI KOTA RAHMAT EFFENDI: BEKASI SUDAH BERHASIL, JANGAN SAMPAI ADA PENINGKATAN KASUS COVID-19   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI KLAIM 98 PERSEN WILAYAHNYA SUDAH MASUK ZONA HIJAU COVID-19   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 4.545: 3.588 SEMBUH, 190 MENINGGAL DUNIA, DAN 767 DALAM PERAWATAN