Kompas TV TALKSHOW inspirasi sehat

Kenali Sleep Apnea, 10 Detik Napas Terhenti ketika Tidur

Sabtu, 10 April 2021 | 21:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sobat sehat, ketika tidur ada kalanya seseorang susah bernapas selama beberapa saat, karena ada lendir di tenggorokan atau sedang flu.

Namun, berbeda bagi penderita sleep apnea, henti napas saat tidur pada penderita sleep apnea bisa muncul setiap saat, termasuk saat tubuh dalam kondisi fit.

Namun, tidak semua kondisi henti napas saat tidur bisa disebut sleep apnea.

Menurut Sleep Foundation, seseorang dikatakan mengalami sleep apnea apabila sesi napas berhenti saat tidur berlangsung setidaknya 10 detik.

Gejala sleep apnea bisa muncul karena penderitanya tidak mendapatkan tidur yang berkualitas di malam hari.

Beberapa gejala sleep apnea yang kerap dialami penderitanya, yakni mendengkur keras, napas berhenti beberapa kali saat tidur, terbangun dalam kondisi terengah-engah, bangun tidur dengan kondisi mulut kering, sakit kepala di pagi hari, susah tidur, sering mengantuk di siang hari, kurang fokus atau konsentrasi, mudah marah dan lelah.

Penyebab sleep apnea bisa berbeda-beda, tergantung jenis sleep apnea. Obstructive sleep apnea atau sleep apnea obstruktif, bisa disebabkan otot di bagian belakang tenggorokan rileks.

Ketika otot rileks, saluran napas bisa menyempit dan menutup jalan napas, sehingga sulit mendapatkan udara dan kekurangan pasokan oksigen dalam darah.

Saat kekurangan oksigen, otak akan mengirimkan sinyal ke tubuh untuk segara bangun dan membuka kembali jalan napas yang tertutup. Saat terbangun, penderita sleep apnea akan tersedak, kaget, atau mendengus.

Pola ini bisa berulang setiap lima sampai 30 kali setiap jam sepanjang malam saat tidur. Sedangkan untuk apnea tidur sentral, kondisi ini bisa terjadi karena masalah otak yang gagal mengirimkan sinyal ke otot pernapasan.

Dampaknya seseorang jadi kehilangan refleks bernapas selama beberapa saat. Sleep apnea sentral juga bisa membuat penderitanya terbangun, dalam kondisi sesak napas dan susah tidur kembali.

Penulis : Luthfan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:31
PN JAKTIM AKAN MELANJUTKAN SIDANG KASUS KERUMUNAN DENGAN TERDAKWA RIZIEQ SHIHAB PADA SENIN, 17 MEI 2021   MARIA LUMOWA JUGA DITUNTUT 20 TAHUN PENJARA & DENDA RP 1 MILIAR SUBSIDER 6 BULAN KURUNGAN OLEH JPU,PADA KEJAGUNG   TERDAKWA KASUS PEMBOBOLAN BANK BNI MARIA PAULINE LUMOWA DITUNTUT MEMBAYAR UANG PENGGANTI RP 185,82 MILIAR   PEMPROV DKI JAKARTA SEBUT BANYAKNYA PENOLAKAN SIKM KARENA BANYAK SURAT DOKTER DAN DUKUMEN PERSYARATAN PALSU   DPMPTSP DKI JAKARTA: DARI 3.888 PERMOHONAN, SEBANYAK 2.094 PENGAJUAN SIKM DITOLAK   PEMPROV DKI JAKARTA MENERIMA 3.888 PERMOHONAN SURAT IZIN KELUAR MASUK (SIKM) PADA LIMA HARI SEJAK LARANGAN MUDIK   SAMPAIKAN DUKA CITA, MUI SEBUT USTAZ TENGKU ZULKARNAIN MERUPAKAN SOSOK PENDAKWAH YANG SANGAT GIGIH   USTAZ TENGKU ZULKARNAIN MENINGGAL DUNIA PADA 10 MEI 2021 SETALAH DIRAWAT DI RS TABRANI PEKANBARU KARENA COVID-19   PEMPROV PAPUA BUAT TIM KECIL UNTUK KOORDINASI DALAM PENYELENGGARAAN PEKAN OLAHRAGA NASIONAL (PON) XX 2021   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MINTA PENYALURAN ZAKAT FITRAH DILAKUKAN SECARA LANGSUNG KE TEMPAT PENERIMA   HARI KELIMA LARANGAN MUDIK, SEBANYAK 15.000 PENUMPANG BERANGKAT DARI BANDARA SOEKARNO-HATTA   LARANG WARGA MUDIK, WALI KOTA RAHMAT EFFENDI: BEKASI SUDAH BERHASIL, JANGAN SAMPAI ADA PENINGKATAN KASUS COVID-19   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI KLAIM 98 PERSEN WILAYAHNYA SUDAH MASUK ZONA HIJAU COVID-19   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 4.545: 3.588 SEMBUH, 190 MENINGGAL DUNIA, DAN 767 DALAM PERAWATAN