Kompas TV klik360 cerita indonesia

Istana Soroti Aksi Pembubaran Jaran Kepang di Medan, Moeldoko: Bangsa Mau Mundur Kemana ?

Jumat, 9 April 2021 | 16:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kepala kantor Staf Presiden Moeldoko sampaikan tanggapan terkait pembubaran paksa pertunjukan seni budaya jaran kepang oleh suatu ormas di Medan, Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Moeldoko saat lakukan konferensi pers mengenai pengelolaan TMII oleh negara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (9/4)

Sebelumnya Moeldoko mengatakan Taman Mini Indonesia Indah memiliki nilai keekonomisan sekaligus keragaman sosial dan budaya.

"Kita berharap kejadian-kejadian yang baru saja terjadi dimana ada sekelompok ormas yang apa itu, terhadap pertunjukan jaran kepang, tidak boleh terjadi ke depan," kata Moeldoko.

"Bangsa mau mundur kemana?" lanjutnya

Sebelumnya diketahui, sebuah video yang viral di media sosial suatu ormas membubarkan paksa pertunjukan jaran kepang di Medan, Sumatera Utara.

Terlihat oknum ormas tersebut sempat bersitegang dan sempat meludahi warga.

Oknum Ormas tersebut telah dilaporkan dengan kasus penganiayaan dan kasus penghinaan. 

Video Editor: Faqih

Penulis : Theo Reza





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:42
DOKTER INDIA PERINGATKAN KEPERCAYAAN MANDI KOTORAN SAPI UNTUK MENANGKAL COVID-19 TIDAK ADA MANFAATNYA   TANGKAL PEREDARAN HOAKS DAN BERITA KELIRU, FACEBOOK BAKAL INGATKAN PENGGUNA UNTUK BACA SEBELUM MENYEBARKAN BERITA   26 WARGA PALESTINA DI JALUR GAZA TEWAS AKIBAT SERANGAN UDARA ISRAEL   SEBANYAK 23 ORANG TERLUKA AKIBAT RUKO 2 LANTAI DI JALAN KL YOS SUDARSO, KOTA MEDAN, HANGUS TERBAKAR   PEMPROV LAMPUNG: SEMUA TEMPAT WISATA AKAN DIBUKA KEMBALI PADA 17 MEI 2021 DENGAN KAPASITAS MAKSIMUM 25%   PEMPROV LAMPUNG TUTUP SEMENTARA SEMUA TEMPAT WISATA SAAT LIBUR LEBARAN GUNA CEGAH PENULARAN KORONA   TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS, LAMPUNG, MASIH MENUTUP PINTUNYA BAGI WISATAWAN SELAMA LIBUR LEBARAN   POLDA METRO JAYA: 310 KG SABU YANG DISELUNDUPKAN DARI IRAN BERNILAI RP 400 MILIAR   KAPOLRI SEBUT MUDIK DILARANG AGAR MASYARAKAT TERHINDAR DARI RISIKO PENULARAN COVID-19   KAPOLRI: KAMI APARAT YANG TERGABUNG DALAM PENYEKATAN MUDIK TIDAK BERMAKSUD MELARANG MASYARAKAT MUDIK   KAPOLRI MINTA PEMERIKSAAN DAN PENGAWASAN DIPERKETAT BAGI WNI DAN WNA YANG MASUK KE RI MELALUI SOEKARNO-HATTA   SATGAS COVID-19 TEGASKAN SETIAP PIHAK HARUS MEMATUHI KEBIJAKAN LARANGAN MUDIK LEBARAN   SATGAS COVID-19 MINTA PEMDA KARANTINA 5 HARI WARGA YANG TELANJUR MUDIK   SATGAS COVID-19 IMBAU MASYARAKAT DI ZONA MERAH DAN ORANYE KORONA TIDAK SILAHTURAHMI SECARA FISIK