Kompas TV TALKSHOW inspirasi sehat

Benarkah Laki-laki Lebih Rentan Terkena Hipertensi?

Kamis, 8 April 2021 | 15:43 WIB

KOMPAS.TV - Sebenarnya orang seperti apa yang rentan terkena hipertensi?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi Ni Made Hustrini menjelaskan, bahwa bila bertambah usia, semua bisa beresiko terkena hipertensi. Hal itu disebabkan karena pembuluh darah kaku maka tekanan darah akan meningkat.

Dokter Made mengatakan, laki-laki lebih rentan terkena hipertensi, hal itu disebabkan karena masalah hormonal.

Sedangkan perempuan cenderung lebih sedikit resikonya terkena hipertensi bila belum menjelang massa menopause.

Namun ketika menopause terjadi, resiko hipertensi bisa lebih tinggi karena tak ada lagi perlindungan hormon ekstrogen.

Ada 2 jenis penyebab hipertensi, pertama hipertensi primer. Dimana tidak diketahui penyebabnya, sebagaian besar terjadi karena kekakuan pada pembuluh darah.

Yang ke-2 adalah sekunder, penyebab hipertensi terjadi akibat ada penyakit lain yang mendasari.

Orang yang memiliki riwayat keluarga penderita hipertensi juga lebih beresiko. Tubuh yang terlalu gemuk, pola hidup tidak sehat tentu juga ikut menjadi faktor penyebab.

Made juga menjelasakan, kita tidak tahu hipertensi hanya dengan melihat gejala tanpa mengukur tekanan darah.

Lalu kapan kita harus memeriksa tekanan darah?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi Ni Made Hustrini mengatakan, bila tak ada faktor resiko dari riwayat keluarga dan mempunyai pola hidup baik, bisa memeriksa tekanan darah 1 tahun sekali.

Namun bila sudah di atas 45 tahun ke atas, bisa memeriksanya 6 bulan sekali. Sedangkan orang dengan tubuh terlalu gemuk dianjurkan 1-3 bulan sekali, dan bila sudah terdiagnosis hipertensi harus lebih sering mengukur tekanan darah.

Penulis : Natasha Ancely





BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Puasa Halau Penyakit - KALAM HATI

Minggu, 18 April 2021 | 03:33 WIB
Viral

Viral, Air Kolam Atlantis Keruh

Minggu, 18 April 2021 | 03:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:10
BMKG: CUACA JABODETABEK DIPENGARUHI SIRKULASI SIKLONIK DI SAMUDRA HINDIA BARAT BENGKULU YANG PICU AWAN HUJAN   BMKG PASTIKAN SIKLON TROPIS SURIGAE TAK PENGARUHI CUACA DI WILAYAH JABODETABEK   KEMKOMINFO TARGETKAN 1,5 JUTA WARGA JAWA TIMUR AKAN TERLITERASI DIGITAL HINGGA 2024   KEMENKES MENYATAKAN BELUM MENDAPATKAN HASIL UJI PRAKLINIS VAKSIN NUSANTARA   LBM EIJKMAN TARGETKAN VAKSIN MERAH PUTIH DAPAT IZIN BPOM PADA PERTENGAHAN 2022   ANTISIPASI LONJAKAN PENUMPANG JELANG LARANGAN MUDIK, PT KAI AKAN OPERASIKAN KERETA LUAR BIASA   HUMAS PT KAI DAOP I MENYATAKAN TAK ADA PENAMBAHAN KERETA HINGGA PEKAN PERTAMA BULAN RAMADAN   HUMAS PT KAI DAOP I EVA CHAIRUNISA SEBUT JUMLAH PENUMPANG DALAM SATU PEKAN TERAKHIR MASIH NORMAL   LARANGAN MUDIK, JUMLAH PENUMPANG YANG BERANGKAT PADA SABTU MALAM JAUH LEBIH SEDIKIT DIBANDING PAGI-SIANG    PRESIDEN JOKOWI: AHLI PERENCANAAN BANGUNAN HARUS BISA MEMBANGUN TEMPAT HIDUP YANG NYAMAN BAGI MASYARAKAT    BERI SAMBUTAN DI HUT KE-50 IKATAN AHLI PERENCANAAN, PRESIDEN INGATKAN PERENCANAAN BUKAN HANYA MEMBANGUN BANGUNAN   BENNY SUSETYO: IDEOLOGI PANCASILA PERLU DIAJARKAN KEMBALI DI DUNIA PENDIDIKAN MULAI PAUD SAMPAI PERGURUAN TINGGI    STAFSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP BENNY SUSETYO: REVISI PP NO 57 TAHUN 2021 HENDAKNYA MENGACU PADA IDEOLOGI PANCASILA   SAAT LEBARAN, PEMPROV JATIM IZINKAN PERJALANAN KE GRESIK, BANGKALAN, MOJOKERTO, SURABAYA, SIDOARJO, DAN LAMONGAN