Kompas TV nasional sosial

Dua Pelaku Perjalanan Ini Masih Bisa Berpergian di Tengah Larangan Mudik 2021, Ini Syaratnya

Kamis, 8 April 2021 | 15:28 WIB
dua-pelaku-perjalanan-ini-masih-bisa-berpergian-di-tengah-larangan-mudik-2021-ini-syaratnya
Ilustrasi kegiatan mudik yang menggunakan sarana kereta api. (Sumber: KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menetapkan peniadaan mudik untuk sementara bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi darat, kereta api, laut dan udara lintas kota/kabupaten/provinsi/negara.

Hal tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah yang diterbitkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Dikutip dari lembaran SE tersebut, Kamis (8/4/2021), SE dikeluarkan bertujuan sebagai upaya pengendalian mobilitas selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah, serta periode peniadaan mudik Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah, adalah pada 6-17 Mei 2021.

Baca Juga: ASN Tetap Boleh Ambil Cuti Selama Larangan Mudik 2021 Berlaku, Asalkan...

Dalam SE ini juga dijelaskan, mobilitas orang selama bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dikecualikan bagi dua pelaku perjalanan.

Keduanya yakni kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak atau kepentingan nonmudik.

Antara lain: bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

Penulis : Gading Persada | Editor : Eddward S Kennedy





BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Puasa Halau Penyakit - KALAM HATI

Minggu, 18 April 2021 | 03:33 WIB
Viral

Viral, Air Kolam Atlantis Keruh

Minggu, 18 April 2021 | 03:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:17
BMKG: CUACA JABODETABEK DIPENGARUHI SIRKULASI SIKLONIK DI SAMUDRA HINDIA BARAT BENGKULU YANG PICU AWAN HUJAN   BMKG PASTIKAN SIKLON TROPIS SURIGAE TAK PENGARUHI CUACA DI WILAYAH JABODETABEK   KEMKOMINFO TARGETKAN 1,5 JUTA WARGA JAWA TIMUR AKAN TERLITERASI DIGITAL HINGGA 2024   KEMENKES MENYATAKAN BELUM MENDAPATKAN HASIL UJI PRAKLINIS VAKSIN NUSANTARA   LBM EIJKMAN TARGETKAN VAKSIN MERAH PUTIH DAPAT IZIN BPOM PADA PERTENGAHAN 2022   ANTISIPASI LONJAKAN PENUMPANG JELANG LARANGAN MUDIK, PT KAI AKAN OPERASIKAN KERETA LUAR BIASA   HUMAS PT KAI DAOP I MENYATAKAN TAK ADA PENAMBAHAN KERETA HINGGA PEKAN PERTAMA BULAN RAMADAN   HUMAS PT KAI DAOP I EVA CHAIRUNISA SEBUT JUMLAH PENUMPANG DALAM SATU PEKAN TERAKHIR MASIH NORMAL   LARANGAN MUDIK, JUMLAH PENUMPANG YANG BERANGKAT PADA SABTU MALAM JAUH LEBIH SEDIKIT DIBANDING PAGI-SIANG    PRESIDEN JOKOWI: AHLI PERENCANAAN BANGUNAN HARUS BISA MEMBANGUN TEMPAT HIDUP YANG NYAMAN BAGI MASYARAKAT    BERI SAMBUTAN DI HUT KE-50 IKATAN AHLI PERENCANAAN, PRESIDEN INGATKAN PERENCANAAN BUKAN HANYA MEMBANGUN BANGUNAN   BENNY SUSETYO: IDEOLOGI PANCASILA PERLU DIAJARKAN KEMBALI DI DUNIA PENDIDIKAN MULAI PAUD SAMPAI PERGURUAN TINGGI    STAFSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP BENNY SUSETYO: REVISI PP NO 57 TAHUN 2021 HENDAKNYA MENGACU PADA IDEOLOGI PANCASILA   SAAT LEBARAN, PEMPROV JATIM IZINKAN PERJALANAN KE GRESIK, BANGKALAN, MOJOKERTO, SURABAYA, SIDOARJO, DAN LAMONGAN