Kompas TV nasional wawancara

Persiapan Sekolah Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru, WHO: Bukan Hanya Vaksin

Kamis, 8 April 2021 | 14:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah sekolah di berbagai daerah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka, jelang diberlakukannya sekolah tatap muka, pada tahun ajaran baru, Juli mendatang.

Di DKI Jakarta, uji coba pembelajaran tatap muka dilakukan di 85 sekolah.

Uji coba ini dilakukan selama dua pekan, mulai tanggal 7 April, sampai dengan 29 April mendatang.

Meninjau uji coba sekolah tatap muka, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi sekolah, mulai dari vaksinasi tenaga pengajar, persiapan sarana prasarana sekolah, hingga pembagian siswa yang masuk sekolah.

Diberlakukannya kembali pembelajaraan tatap muka, dibayangi dengan adanya kekhawatiran penyebaran covid-19 di sekolah.

Munculnya sejumlah klaster covid-19 di sekolah ini tentu mengkhawatirkan.

Apalagi, hingga kini belum ada satupun vaksin covid-19, yang penggunaannya disetujui WHO, pada anak, dan remaja di bawah usia 18 tahun.

Pemerintah pun masih menanti kajian lengkap para ahli di dunia.

Saat ini, para produsen vaksin masih berlomba melakukan uji klinis penggunaan vaksin covid-19, untuk anak-anak.

Di antaranya, Pfizer – Bioentech, Moderna, Astrazeneca-Oxford, dan Biotech - Sinopharm.

Jika pembelajaran tatap muka tetap dibuka pada Juli mendatang, hampir pasti indonesia belum punya vaksin covid-19 untuk disuntikkan kepada anak-anak.

Vaksinasi pada anak penting dilakukan, karena anak-anak tak kebal pada covid-19.

Jika pemerintah bersikukuh untuk tetap menggelar pembelajaran tatap muka, kedisiplinan terhadap protokol kesehatan, harus menjadi syarat utama, jika tak ingin angka covid-19 kembali melonjak.

Informasi lebih lengkap kita bahas bersama Penasihat Senior Dirjen WHO, Diah Satyani Saminarsih 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Puasa Halau Penyakit - KALAM HATI

Minggu, 18 April 2021 | 03:33 WIB
Viral

Viral, Air Kolam Atlantis Keruh

Minggu, 18 April 2021 | 03:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:08
BMKG: CUACA JABODETABEK DIPENGARUHI SIRKULASI SIKLONIK DI SAMUDRA HINDIA BARAT BENGKULU YANG PICU AWAN HUJAN   BMKG PASTIKAN SIKLON TROPIS SURIGAE TAK PENGARUHI CUACA DI WILAYAH JABODETABEK   KEMKOMINFO TARGETKAN 1,5 JUTA WARGA JAWA TIMUR AKAN TERLITERASI DIGITAL HINGGA 2024   KEMENKES MENYATAKAN BELUM MENDAPATKAN HASIL UJI PRAKLINIS VAKSIN NUSANTARA   LBM EIJKMAN TARGETKAN VAKSIN MERAH PUTIH DAPAT IZIN BPOM PADA PERTENGAHAN 2022   ANTISIPASI LONJAKAN PENUMPANG JELANG LARANGAN MUDIK, PT KAI AKAN OPERASIKAN KERETA LUAR BIASA   HUMAS PT KAI DAOP I MENYATAKAN TAK ADA PENAMBAHAN KERETA HINGGA PEKAN PERTAMA BULAN RAMADAN   HUMAS PT KAI DAOP I EVA CHAIRUNISA SEBUT JUMLAH PENUMPANG DALAM SATU PEKAN TERAKHIR MASIH NORMAL   LARANGAN MUDIK, JUMLAH PENUMPANG YANG BERANGKAT PADA SABTU MALAM JAUH LEBIH SEDIKIT DIBANDING PAGI-SIANG    PRESIDEN JOKOWI: AHLI PERENCANAAN BANGUNAN HARUS BISA MEMBANGUN TEMPAT HIDUP YANG NYAMAN BAGI MASYARAKAT    BERI SAMBUTAN DI HUT KE-50 IKATAN AHLI PERENCANAAN, PRESIDEN INGATKAN PERENCANAAN BUKAN HANYA MEMBANGUN BANGUNAN   BENNY SUSETYO: IDEOLOGI PANCASILA PERLU DIAJARKAN KEMBALI DI DUNIA PENDIDIKAN MULAI PAUD SAMPAI PERGURUAN TINGGI    STAFSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP BENNY SUSETYO: REVISI PP NO 57 TAHUN 2021 HENDAKNYA MENGACU PADA IDEOLOGI PANCASILA   SAAT LEBARAN, PEMPROV JATIM IZINKAN PERJALANAN KE GRESIK, BANGKALAN, MOJOKERTO, SURABAYA, SIDOARJO, DAN LAMONGAN