JAKARTA, KOMPAS.TV - Mengingat larangan mudik yang ditetapkan pemerintah untuk Lebaran tahun 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berencana memberikan insentif biaya ongkos kirim untuk produk ekonomi kreatif.
Menurut Sandiaga, produk ekonomi kreatif bisa mengganti kehadiran secara fisik. Pengiriman produk ekonomi kreatif bisa mengobati kerinduan untuk pulang kampung.
Baca Juga: TNI Bagikan Parsel Lebaran untuk Warga Kurang Mampu
Bagi Sandiaga, dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, parsel dan produk ekonomi kreatif bisa dikirimkan sebagai bentuk rasa cinta dan kerinduan kepada saudara kita di kampung halaman.
“Mengenai peluang yang sekarang kami tingkatkan dari produk ekonomi kreatif, pengganti larangan mudik sebagai opsi bagi masyarakat yang tidak bisa silaturahim ke kampung halaman bisa mengganti dengan produk ekraf,” jelas Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, sebagimana dikutip dari Kompas.com, Senin (5/4/2021).
Ia mengatakan, rencana pemberian free ongkir untuk produk ekonomi kreatif merupakan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Tujuannya, parsel dapat dikirim dengan fasilitas ongkir yang disubsidi.
Baca Juga: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kunjungi Kota Medan
Sandiaga sadar bahwa ongkir sering kali menjadi beban bagi pelaku UMKM bisa diringankan, dengan pemberian insentif bantuan gratis ongkir.
Melalui rapat terbatas yang diselenggarakan, ia mengimbau agar pemerintah hadir untuk menanggung biaya ongkir karena di beberapa daerah harga produknya malah lebih murah daripada ongkos kirimnya.
Sandiaga berharap bisa segera meluncurkan program tersebut. Ia mengatakan bahwa ratas tersebut dilakukan agar ada insentif yang pemerintah bisa berikan terutama mengenai kemudahan ongkir ke kampung halaman masing-masing. Sebab saat ini, kata Sandiaga, atas dasar pertimbangan matang, pemerintah meniadakan mudik.
Baca Juga: Mudik Dilarang, Muhadjir Effendy dan Sandiaga Uno Imbau Masyarakat Staycation Saja
Sampai saat ini, kata Sandiaga, wacana tersebut masih dalam pembicaraan dengan Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan.
“Ini sekarang sedang difinalisasi, harapan saya ini bisa final, sehingga sebelum lebaran kita sudah mulai bisa menginisiasi parsel yang bisa menggantikan kehadiran fisik kita,” ujar dia.
Untuk memuluskan wacana tersebut, sandiaga sudah komunikasi dengan PT Pos Indonesia.
“Mereka (PT Pos Indonesia) pada prinsipnya siap untuk mengeksekusi kebijakan ini,” terangnya.
Sumber : Kompas TV
Gabung ke Channel WhatsApp KompasTV untuk update berita terbaru dan terpercaya.