Kompas TV nasional berita utama

Di Bali, Warga Asing Langgar Prokes Kena Sanksi Denda Rp 1 Juta hingga Terancam Deportasi

Selasa, 9 Maret 2021 | 16:57 WIB
di-bali-warga-asing-langgar-prokes-kena-sanksi-denda-rp-1-juta-hingga-terancam-deportasi
Seorang polisi di Gianyar Bali menegur bule yang tidak memakai masker ketika berkendara saat pandemi virus corona (Sumber: gridmotor.com)

DENPASAR, KOMPAS.TV- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tak main-main menegakkan aturan tentang penerapan protokol kesehatan (prokes).

Ditujukan salah satunya kepada Warga Negara Asing (WNA) yang ada di Pulau Dewata, Pemprov setempat bakal menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 1 juta kepada WNA yang tak menerapkan prokes salah satunya penggunaan masker.

Bahkan, tak hanya sanksi denda, jika terus berulang, maka ancamannya dapat berujung deportasi sebagaimana tercantum dalam Peraturan Gubernur Bali Nimor 10 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Baca Juga: Gelar Acara Berkedok Yoga, Bule Australia Ini Ditangkap

“Aturan ini dibuat karena banyaknya pelanggaran prokes yang dilakukan para WNA,” kata Gubernur Baki Wayan Koster, Selasa (9/3/2021).

Dia menjelakan, sanksi denda ini tertuang dalam Bab IV Pasal 11 Ayat 2 bagian B. Dalam poin itu, disebutkan bahwa pemberian sanksi administratif sebesar Rp 1 juta.

Sanksi diberikan setelah WNA itu melakukan pelanggaran pertama dengan tidak menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, jika melanggar untuk kedua kalinya, bisa dideportasi.

Penulis : Gading Persada





BERITA LAINNYA


KOMPAS BISNIS

Cadangan Devisa Indonesia Turun

Sabtu, 10 April 2021 | 02:48 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:47
WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA MINTA PENGUSAHA BERIKAN THR KE KARYAWAN TEPAT WAKTU   MENTERI PPPA: PEREMPUAN TULANG PUNGGUNG PEMULIHAN SOSIAL EKONOMI DI MASA PANDEMI COVID-19   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN ANJURKAN AGAR TAK ADA AKTIVITAS BUKA PUASA BERSAMA DI MASJID   MASJID ISTIQLAL DIBUKA UNTUK IBADAH SHALAT TARAWIH, MAKSIMAL 2.000 ORANG JEMAAH   KEMENTERIAN PPPA DORONG SATUAN PENDIDIKAN SEMAKIN RAMAH TERHADAP ANAK DAN REMAJA   KEMENPAREKRAF BERENCANA JADIKAN SEJUMLAH DESA WISATA SEBAGAI PERCONTOHAN PENERAPAN TES GENOSE   MENHAN PRABOWO SUBIANTO HARAP RI-KOREA SELATAN DAPAT MEMPERKUAT KERJA SAMA INDUSTRI BIDANG PERTAHANAN   MPR HARAP JURNALIS BERI OPTIMISME KEPADA MASYARAKAT UNTUK BISA BANGKIT DAN HADAPI PANDEMI COVID-19   POLISI IMBAU TERDUGA TERORIS YANG MASUK DALAM DPO UNTUK MENYERAHKAN DIRI AGAR MEMUDAHKAN PROSES HUKUM   POLRI: 12 TERDUGA TERORIS YANG DITANGKAP DI JAKARTA BELUM TERAFILIASI DENGAN KELOMPOK TERORIS JAD ATAUPUN JI   PEMKOT DEPOK LARANG KEGIATAN BUKA PUASA BERSAMA SAAT RAMADAN DI LEMBAGA PEMERINTAH HINGGA MASJID   PEMKOT BANDUNG LARANG WARGA GELAR "SAHUR ON THE ROAD" SELAMA RAMADAN   KEPALA BNPB MINTA WARGA RENTAN TERTULAR COVID-19 DIPRIORITASKAN DALAM PENANGANAN BENCANA NTT   DISHUB DKI: PELAYANAN BUS AKAP DITIADAKAN SAAT LARANGAN MUDIK LEBARAN BERLAKU, YAKNI 6-17 MEI 2021