Kompas TV nasional hukum

KPK Tetapkan Tersangka Korupsi Lahan Rusun DKI Jakarta

Selasa, 9 Maret 2021 | 11:21 WIB

KOMPAS.TV - KPK menetapkan tersangka kasus korupsi pembelian lahan di Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Identitasnya akan diungkap KPK setelah tersangka ditangkap.

Korupsi pembelian lahan terjadi pada tahun anggaran 2019.

Menurut Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri, dua bukti untuk menetapkan tersangka sudah ditemukan KPK.

Sedangkan identitas pihak-pihak yang terlibat akan diumumkan KPK setelah tersangka ditangkap.

Lahan di Pondok Ranggon dibeli Pemprov DKI sebagai lokasi pembangunan rumah susun dengan uang muka 0% sesuai program Gubernur Anies Baswedan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menonaktifkan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yori Pinontoan.

Dari keterangan tertulis Pelaksana Tugas Badan Pembinaan BUMD Jakarta, Riyadi, Anies menonaktifkan Yori agar Direktur Utama Perumda Pembagunan Sarana Jaya itu mengikuti proses hukum dengan asas praduga tak bersalah.

Anies juga mengangkat Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra Sukmono Arharis sebagai pelaksana tugas. 

Sementara itu, Perumda Pembangunan Sarana Jaya juga mengaku kooperatif dan menghormati proses hukum yang dihadapi Direktur Utama nonaktif, Yori Pinontoan.

Aktivitas bisnis yang dijalankan Perumda Pembangunan Sarana Jaya tetap normal tak terpengaruh penonaktifkan Direktur Utama oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Penulis : Luthfan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:22
RUSIA MELARANG DIREKTUR FBI DAN JAKSA AGUNG AS MEMASUKI NEGARANYA   SEBANYAK 8 ORANG TEWAS AKIBAT PENEMBAKAN DI GUDANG FEDEX DI INDIANAPOLIS, INDIANA   SEBANYAK 31 JEMAAH CALON HAJI DI PALOPO, SULAWESI SELATAN, JALANI VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA   WARGA SUMATERA BARAT KUMPULKAN 1,5 TON RENDANG UNTUK KORBAN BENCANA DI NTT   PRESIDEN JOKOWI: PEMERINTAH MELARANG MUDIK LEBARAN TAHUN INI DENGAN BERBAGAI MACAM PERTIMBANGAN   KEJATI BANTEN TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DANA HIBAH PONDOK PESANTREN RP 117 M   JADI TERSANGKA, PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG TERANCAM 2 TAHUN PENJARA   POLISI TETAPKAN PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG SEBAGAI TERSANGKA   PPNI: PENGANIAYAAN PERAWAT OLEH KELUARGA PASIEN MERUPAKAN ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM PELAYANAN   WAGUB PAPUA KLEMEN TINAL MINTA APARAT KEAMANAN KENDALIKAN SITUASI BEOGA PASCA-PENEMBAKAN TERHADAP 2 GURU   KEMENHUB KELUARKAN MAKLUMAT PELAYARAN WASPADAI CUACA EKSTREM PADA 16-22 APRIL 2021   BMKG: SIKLON TROPIS SURIGAE DALAM 24 JAM KE DEPAN AKAN MENGUAT NAMUN BERGERAK MENJAUHI INDONESIA   PANCAROBA MASIH BERLANGSUNG, BMKG IMBAU MASYARAKAT WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM   BMKG MEMPRAKIRAKAN PADA BULAN MEI 2021 AWAL MUSIM KEMARAU TERJADI DI SEBAGIAN WILAYAH INDONESIA