Kompas TV internasional kompas dunia

Didesak Mundur, Presiden Paraguay Malah Minta Para Menteri Serahkan Jabatan

Senin, 8 Maret 2021 | 18:50 WIB
didesak-mundur-presiden-paraguay-malah-minta-para-menteri-serahkan-jabatan
Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez berpidato didampingi istrinya, Silvana Lopez Moreira. Abdo Benitez didesak mundur terkait penanganan pandemi Covid-19. (Sumber: AP Photo/Jorge Saenz)

ASUNCION, KOMPAS.TV - Masyarakat Paraguay melakukan demonstrasi mendesak pengunduran diri Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez. Namun, Abdo Benitez meminta semua menteri di kabinet pemerintahannya untuk menyerahkan jabatan mereka.

Demonstran di Paraguay memprotes ketidakbecusan pemerintah menangani pandemi Covid-19 sejak Rabu (3/3/201). Paraguay menghadapi lonjakan kasus Covid-19 hingga rumah sakit kewalahan menerima pasien.

“Rakyat Paraguay telah membayar untuk obat-obatan dan vaksin yang tidak tersedia di sini. Ini bukan kesalahan orang Paraguay - ini masalah korupsi yang serius,” kata Efraín Alegre, ketua umum partai oposisi utama, Partai Liberal, dikutip dari New York Times.

Baca Juga: Partai Oposisi Senegal Serukan Demo Besar-Besaran Tiga Hari, Pemerintah Liburkan Sekolah

Tenaga kesehatan juga melaporkan pasokan obat-obatan untuk merawat pasien Covid-19 hampir habis. Hampir semua tempat tidur unit perawatan intensif di rumah sakit umum penuh.

"Kami berada dalam situasi kritis. Mari hindari keramaian. Ini adalah satu-satunya hal yang dapat menyelamatkan kita dari keruntuhan layanan kesehatan,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Paraguay Hernan Martinez, dikutip dari Al Jazeera.

Pekerja kesehatan dan masyarakat Paraguay mendesak pemerintah menyediakan suplai vaksin dan obat-obatan Covid-19, Rabu (3/3/2021). (Sumber: AP Photo/Jorge Saenz)

Data dari Universitas Johns Hopkins mencatat, Covid-19 telah menular pada lebih dari 165.800 orang di Paraguay. Lebih dari 3.200 orang juga telah meninggal karena virus corona.

Penulis : Ahmad Zuhad





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:56
KAPOLRI DAN KOMNAS HAM TEKEN NOTA KESEPAHAMAN SOAL PENEGAKAN HAM DI INDONESIA   PT MRT JAKARTA TEKEN KONTRAK PROYEK FASE 2A BUNDARAN HI-KOTA SENILAI RP 4,6 TRILIUN   KETUA SATGAS DONI MONARDO: KEPULANGAN PERANTAU KE KAMPUNG HALAMAN MENINGKATKAN KASUS COVID-19   SATGAS: KASUS KONFIRMASI POSITIF DAN KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA MINGGUAN MENGALAMI KENAIKAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN PASTIKAN KEBUTUHAN WARGA KORBAN KEBAKARAN DI TAMAN SARI TERPENUHI   POLISI BERENCANA DIRIKAN 2 POSKO PEMERIKSAAN DI KOTA TANGERANG SELAMA MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN   PEMKOT JAKARTA PUSAT AKAN TUTUP JEMBATAN YANG JADI AKSES UNTUK TAWURAN DI JOHAR BARU   KEMENDIKBUD: KAMUS SEJARAH YANG TAK CANTUMKAN NAMA TOKOH PENDIRI NU KH HASYIM ASY'ARI SUDAH DITARIK DARI SITUS   POLISI BERKOORDINASI DENGAN DIREKTORAT IMIGRASI UNTUK CABUT PASPOR JOZEPH PAUL ZHANG   KEMENTERIAN KESEHATAN: ADA KEMUNGKINAN VAKSINASI COVID-19 LIBUR SELAMA IDUL FITRI   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: TEKNOLOGI LISTRIK YANG GUNAKAN PEMBANGKIT ENERGI SAMPAH HARUS TERUS DIKEMBANGKAN   DEWAS KPK MINTA PIMPINAN KPK USUT DUGAAN BOCORNYA INFORMASI PENGGELEDAHAN DI DUA LOKASI DI KALSEL   PPKM DIPERPANJANG, WAGUB DKI: TAK ADA PERUBAHAN ATURAN KECUALI JAM BUKA RESTORAN   KEMENKOMINFO SEBUT JOZEPH PAUL TETAP DAPAT DIJERAT UU ITE MESKI BERADA DI LUAR NEGERI