Kompas TV regional berita daerah

Masuk Kategori Hewan Dilindungi, Masyarakat Diminta tidak Konsumsi Ikan Belida

Sabtu, 6 Maret 2021 | 09:05 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar, melakukan kunjungan kerja ke PSDKP Pontianak, di Kabupaten Kubu Raya. Selain memberi arahan kepada jajarannya, sekjen KKP juga melakukan pelepasliaran jenis ikan belida hasil pengawasan PSDKP Pontianak di Sungai Kapuas.

Dalam kesempatan ini, Antam Novambar menyampaikan, jika ikan belida telah ditetapkan sebagai hewan dilindungi dengan kategori perlindungan penuh. Perlindungan penuh ini ditetapkan dalam keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 1 tahun 2021 tentang jenis ikan dilindungi, termasuk juga salah satunya ikan balasar.

Dengan status perlindungan penuh, masyarakat dilarang menangkap bahkan mengonsumsi salah satu jenis ikan air tawar endemik Sungai Kapuas ini. Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama jajaran melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa ikan belida dan ikan balasar terancam jumlah populasinya dan dilindungi.

Sekjen KKP meminta masyarakat menghentikan konsumsi ikan belida, termasuk mengganti ikan belida dengan jenis ikan lain untuk produk olahan seperti kerupuk basah Kapuas Hulu maupun produk olahan lain seperti pempek.

Simak informasi lain dari Kota Pontianak dan Kalimantan Barat di kanal YouTube KompasTV Pontianak.

Penulis : KompasTV Pontianak





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:33
RUSIA MELARANG DIREKTUR FBI DAN JAKSA AGUNG AS MEMASUKI NEGARANYA   SEBANYAK 8 ORANG TEWAS AKIBAT PENEMBAKAN DI GUDANG FEDEX DI INDIANAPOLIS, INDIANA   SEBANYAK 31 JEMAAH CALON HAJI DI PALOPO, SULAWESI SELATAN, JALANI VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA   WARGA SUMATERA BARAT KUMPULKAN 1,5 TON RENDANG UNTUK KORBAN BENCANA DI NTT   PRESIDEN JOKOWI: PEMERINTAH MELARANG MUDIK LEBARAN TAHUN INI DENGAN BERBAGAI MACAM PERTIMBANGAN   KEJATI BANTEN TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DANA HIBAH PONDOK PESANTREN RP 117 M   JADI TERSANGKA, PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG TERANCAM 2 TAHUN PENJARA   POLISI TETAPKAN PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG SEBAGAI TERSANGKA   PPNI: PENGANIAYAAN PERAWAT OLEH KELUARGA PASIEN MERUPAKAN ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM PELAYANAN   WAGUB PAPUA KLEMEN TINAL MINTA APARAT KEAMANAN KENDALIKAN SITUASI BEOGA PASCA-PENEMBAKAN TERHADAP 2 GURU   KEMENHUB KELUARKAN MAKLUMAT PELAYARAN WASPADAI CUACA EKSTREM PADA 16-22 APRIL 2021   BMKG: SIKLON TROPIS SURIGAE DALAM 24 JAM KE DEPAN AKAN MENGUAT NAMUN BERGERAK MENJAUHI INDONESIA   PANCAROBA MASIH BERLANGSUNG, BMKG IMBAU MASYARAKAT WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM   BMKG MEMPRAKIRAKAN PADA BULAN MEI 2021 AWAL MUSIM KEMARAU TERJADI DI SEBAGIAN WILAYAH INDONESIA