Kompas TV klik360 cerita indonesia

Latar Belakang Digelarnya KLB Demokrat, Max: SBY Ingkar Janji

Jumat, 5 Maret 2021 | 16:05 WIB

DELI SERDANG, KOMPAS.TV - Mantan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Max Sopacua, menyebutkan latar belakang digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Hal tersebut disampaikan Max Sopacua, saat konferensi pers jelang dibukanya KLB Partai Demokrat, Jumat (5/3/2021).

Menurut Max, salah satunya berawal dari KLB Partai Demokrat di tahun 2013, dimana saat itu SBY menjabat Ketua Umum, menggantikan Anas Urbaningrum yang terjerat kasus korupsi.

"Yang mengakibatkan terjadinya KLB ini adalah kesumbatan yang terjadi bertahun-tahun. Kita memulai dengan kongres 2013 di Bali, kongres luar biasa. Saya adalah ketua organizing commitee. ketuanya saya pada waktu itu, peristiwanya menggusur Anas Urbaningrum dan SBY menjadi ketua pada waktu itu," ujar Max.

Max juga mengatakan ada pengingkaran janji dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Beliau punya janji bagi kita semua dengan pidato karena pada waktu itu beliau ingin melanjutkan pekerjaan Ketua Umum Anas yang tersendat dengan hasil KLB di Bali pada tahun 2013 selama 2 tahun, artinya 2 tahun saja," ungkap Max.

"2015 kongres di Surabaya, beliau juga terpilih. Jadi kami merasa apa dijanjikan 2013 tidak terlaksana sama sekali," lanjut Max.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

 

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:12
TENGGELAMKAN EKS KRI BALIKPAPAN DALAM LATIHAN GABUNGAN, KRI CLURIT 641 DAN KRI KUJANG 642 TEMBAKKAN RUDAL C-705   KEMENHUB & POLRI AKAN TERAPKAN SANKSI TERHADAP KENDARAAN YANG NEKAT BEROPERASI SELAMA PENIADAAN MUDIK   ADA LARANGAN MUDIK, KEMENHUB: SEMUA MODA TRANSPORTASI DARAT, LAUT, UDARA, TAK BOLEH ANGKUT PENUMPANG 6-17 MEI 2021   TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) TETAP BEROPERASI SEPERTI BIASA SELAMA PROSES PENGAMBILALIHAN OLEH NEGARA   PRESIDEN JOKOWI SERUKAN PENOLAKAN TERHADAP NASIONALISME VAKSIN   PRESIDEN JOKOWI MENYATAKAN SAAT INI NASIONALISME VAKSIN COVID-19 SEMAKIN MENINGKAT   DINKES DKI TENGAH MENGKAJI VARIAN VIRUS KORONA BARU E484K YANG TERDETEKSI DI JAKARTA   WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI CAPAI 4.190: 3.276 SEMBUH, 179 MENINGGAL DUNIA, DAN 735 DALAM PERAWATAN   PRESIDEN JOKOWI MENDORONG NEGARA D-8 PULIHKAN EKONOMI GLOBAL LEWAT PERDAGANGAN   DALAM KTT D-8, PRESIDEN JOKOWI MENDORONG AGAR INDUSTRI “START UP” TERUS DIKEMBANGKAN   TNI & POLRI MASIH UPAYAKAN EVAKUASI KORBAN DAN SALURKAN BANTUAN KEPADA MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA NTT   KEPALA BNPB DONI MONARDO: JUMLAH KORBAN MENINGGAL TERBANYAK DITEMUKAN DI FLORES TIMUR, TEPATNYA DI PULAU ADONARA   BNPB: KORBAN MENINGGAL AKIBAT BENCANA DI NTT CAPAI 163 ORANG & 45 ORANG DINYATAKAN HILANG ATAU MASIH DALAM PENCARIAN    GUBERNUR NTT VIKTOR BUNGTILU LAISKODAT MENETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT BENCANA MULAI 6 APRIL HINGGA 5 MEI 2021