Kompas TV regional berita daerah

Menunggu Lama, Warga Terpaksa Bangun Sendiri Jembatan yang Dibongkar Untuk Normalisasi Sungai

Kamis, 4 Maret 2021 | 20:16 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Hampir 2 minggu sudah pembangunan jembatan ini dilakukan dan kini telah mencapai 90 persen.

Jembatan di Jalan Veteran Banjarmasin  ini dibangun warga pemilik lahan secara mandiri  dengan dana pribadi  setelah jembatan sebelumnya dibongkar Pemerintah Kota Banjarmasin untuk kepentingan normalisasi sungai pasca banjir januari lalu.

Baca Juga: Normalisasi Sungai Dipersoalkan, Pemilik Toko Terdampak Pembongkaran Mengeluh Penjualan Menurun

Sang pemilik, Indharto, yang menjalankan usaha toko pernak-pernik imlek tidak ingin merugi dengan menunggu lama pembangunan jembatan dari pemerintah.

“Kemarin ragu juga mau bangun takutnya salah aturan jadi menunggu. Kemarin kan ada aturan harus diroboh, terus dikasih desain, dalam jarak 6 meter tidak boleh ada tiang,” terangnya.

Kendati berjalan, program Pemerintah Kota Banjarmasin untuk normalisasi sungai dengan pembongkaran jembatan milik warga ini menimbulkan pro kontra.

Pemerintah pun diminta tidak lepas tanggung jawab dan berharap pembangunan jembatan baru tidak dibebankan ke masyarakat.

“Kalau kita disuruh membangun ya sangat disayangkan pemerintah, ini kan jalan lalu lintas bukan pribadi, kita ini jalan umum jadi kalau disuruh bangun, waduh,” ungkap Sulaiman, seorang tokoh masyarakat di Sangga Lima, lokasi normalisasi sungai.

Baca Juga: Terdampak Normalisasi Sungai, Saniah Rogoh Kocek Pribadi untuk Bongkar Rumah Sendiri

Pembongkaran jembatan milik warga diiringi dengan rancangan model jembatan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin agar sesuai dengan kebutuhan daya tampung sungai.

Namun besarnya biasaya pembuatan jembatan baru sesuai rancangan tersebut dinilai memberatkan apalagi ditengah menurunnya perekonomian di masa pandemi.

Penulis : KompasTV Banjarmasin





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:29
KEBUN BINATANG SYDNEY DITUTUP SEMENTARA KARENA POLISI SELIDIKI SEBAB KEMATIAN SEEKOR SIMPANSE   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 6,0 TERJADI DI TAHUNA, KEPULAUAN SANGIHE, SULUT, TAK BERPOTENSI TSUNAMI   BPBD JATIM SEBUT GEMPA MALANG BERMAGNITUDO 6,1 TERASA DI 17 KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR   RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR PASTIKAN TIDAK ADA PASIEN YANG TERTIMPA ATAP YANG AMBRUK AKIBAT GEMPA MALANG   SEORANG PENGENDARA MOTOR DI LUMAJANG MENINGGAL TERTIMPA BATU DI PERBUKITAN AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1   PATUNG GORILA DI JATIM PARK 2 JATUH AKIBAT GEMPA MALANG BERMAGNITUDO 6,1   BPBD ACEH TIMUR: 250 WARGA DESA PANTON RAYEUK, KECAMATAN BANDA ALAM, MENGUNGSI AKIBAT BAU SUMUR GAS PT MEDCO E&P MALAKA   PEMKOT BEKASI TUNGGU INSTRUKSI PEMERINTAH PUSAT SOAL PENYEKATAN PEMUDIK DI MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN 2021   DIREKTORAT SMP KEMENDIKBUD: KEBERADAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DUKUNG PELAKSANAAN TATAP MUKA TERBATAS   SATGAS COVID-19 INGATKAN MUDIK LEBARAN DI MASA PANDEMI BERISIKO TINGGI   PEMERINTAH: 10 APRIL 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 13.323.866 SPESIMEN   HINGGA 10 APRIL 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 59.139 ORANG   SATGAS COVID-19: HARI INI, ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DI INDONESIA BERTAMBAH 95 KASUS, TOTAL 42.443 KASUS   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 3.629 ORANG, TOTAL 1.409.288 ORANG