Kompas TV regional berita daerah

Korbannya Meninggal, Dua Pelaku Penganiayaan Berujung Maut Menyerahkan Diri ke Polisi

Selasa, 2 Maret 2021 | 21:00 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Dua pelaku penganiayaan  yang mengakibatkan korban meninggal ditahan  setelah menyerahkan diri ke Mapolresta Banjarmasin.

Kedua pelaku masing masing berinisial FN dan WH mengeroyok korban bernama Wildan warga Kabupaten Tanah Bumbu menggunakan senjata tajam jenis pisau.

Tindakan tersebut membuat korban terluka dan meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Dua Staf Positif Covid-19, Pegawai Dinsos Kalsel Jalani Rapid Test Antigen

Kasus tersebut berawal dari pertikaian pelaku FN yang tersinggung atas sikap korban yang memperhatikannya saat telepon genggam pelaku berdering ketika mereka sama-sama menunggu pesanan nasi goreng pada jumat 5 februari malam.

“Karena ketersinggungan antara korban dan pelaku F awalnya. Jadi saat di tempat nasi goring, datang sodara F duduk di belakang korban, lalu handphone F berbunyi dan dilihat oleh korban. Ditegur pelaku “apa lihat-lihat?”, lalu tersinggung kedua belah pihak,” terang Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alpian.

Pelaku yang dalam pengaruh minuman keras terus memancing keributan dengan korban dan bahkan memanggil rekannya WH.

WH kemudian datang ke tempat kejadian perkara di kawasan Jalan Lingkar Dalam Kelurahan Pekapuran Raya dan langsung menyerang korban bersama sama pelaku FN.

Baca Juga: Pimpinan DPRD Banjarmasin Usul Mobil Dinas Baru, Ketua Dewan Sebut Selaras Keinginan Pemkot

Kedua pelaku yang kabur setelah melakukan perbuatannya menyerahkan diri pada hari minggu 28 februari sore setelah pihak kepolisian meminta pihak keluarga bekerja sama.

Penulis : KompasTV Banjarmasin





BERITA LAINNYA


ROSI

Ada Politisasi Vaksin Nusantara? - ROSI

Sabtu, 17 April 2021 | 09:04 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
09:28
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 139.501.416 POSITIF, 79.498.221 SEMBUH, 2.992.237 MENINGGAL DUNIA   KAPOLDA PAPUA IRJEN MATHIUS D FAKHIRI MEMINTA TNI-POLRI TIDAK TERPANCING AKSI PENEMBAKAN KKB   WAMENAG ZAINUT TAUHID SAADI BUKA KEMUNGKINAN ONGKOS HAJI TAHUN INI AKAN NAIK KARENA BIAYA PROKES   EKS MENPERIN SALEH HUSIN POSITIF COVID-19 DAN TENGAH MENJALANI ISOLASI DI EKA HOSPITAL BSD, TANGERANG, BANTEN   KEPALA BPOM PENNY K LUKITO: VAKSIN MERAH PUTIH YANG DIKEMBANGKAN UNAIR DITARGETKAN MULAI DIPRODUKSI AWAL 2022   WAKIL KETUA KOMISI IX DPR CHARLES HONORIS MINTA PEMERINTAH SIKAPI SERIUS LONJAKAN KASUS COVID-19 DI SEJUMLAH NEGARA   ANGGOTA KOMISI E DPRD DKI BASRI BACO SEBUT SELEKSI PPDB 2021 AKAN MENGUTAMAKAN ZONA RT/RW   PEMPRIOV JABAR GANDENG KPPU DALAM SINERGITAS DALAM BIDANG PERSAINGAN USAHA DAN PENGAWASAN KEMITRAAN   DISNAKERTRANS JAWA BARAT SIAP MENGAWASI PERUSAHAAN DALAM PEMBAGIAN THR   POLISI BERENCANA DIRIKAN LIMA CEK POIN KENDARAAN DI KOTA TANGERANG SELAMA LARANGAN MUDIK LEBARAN   POLISI MASIH BURU TIGA TERDUGA TERORIS YANG MASUK DAFTAR PENCARIAN ORANG DI JAKARTA DAN SEKITARNYA   BMKG: SIKLON TROPIS SURIGAE DALAM 24 JAM KEDEPAN AKAN MENGUAT NAMUN BERGERAK MENJAUHI INDONESIA   PANCAROBA MASIH BERLANGSUNG, BMKG IMBAU MASYARAKAT WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM   BMKG MEMPRAKIRAKAN PADA BULAN MEI AWAL MUSIM KEMARAU TERJADI DI SEBAGIAN WILAYAH INDONESIA