Kompas TV klik360 cerita indonesia

Alasan Presiden Jokowi Cabut Perpres Izin Investasi Miras

Selasa, 2 Maret 2021 | 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sebelumnya pada 2 Februari 2021, Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (perpres) izin investasi minuman keras (miras) atau minuman beralkohol.

Perpres itu tertuang dalam Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Namun setelah mendengar masukan dari berbagai pihak, akhirnya Presiden Jokowi membuat keputusan. 

"Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama, MUI, NU, Muhammadiyah, dan organisasi masyarakat (ormas) lainnya serta tokoh-tokoh agama yang lain. Dan juga masukan dari provinsi dan daerah, bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres pembukaan investasi baru dalamindustri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut.” Ungkap Jokowi dalam rilis video yang diunggah melalui Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (02/03/2021). 
Sebelumnya terkait izin investasi miras ini menuai kecaman banyak pihak. 
Meski ada dua persyaratan yang harus dipenuhi oleh investor yang hendak menempatkan modalnya di sektor miras.

Pertama, penanaman modal baru dapat dilakukan di 4 Provinsi yaitu Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua dengan memperhatikan budaya dan kearifan lokal setempat.

Kemudian terkait penanaman modal di luar provinsi tersebut, maka harus mendapat ketetapan dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.

Video Editor: Faqih Fisabililla
 

Penulis : Yuilyana





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:10
KEBUN BINATANG SYDNEY DITUTUP SEMENTARA KARENA POLISI SELIDIKI SEBAB KEMATIAN SEEKOR SIMPANSE   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 6,0 TERJADI DI TAHUNA, KEPULAUAN SANGIHE, SULUT, TAK BERPOTENSI TSUNAMI   BPBD JATIM SEBUT GEMPA MALANG BERMAGNITUDO 6,1 TERASA DI 17 KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR   RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR PASTIKAN TIDAK ADA PASIEN YANG TERTIMPA ATAP YANG AMBRUK AKIBAT GEMPA MALANG   SEORANG PENGENDARA MOTOR DI LUMAJANG MENINGGAL TERTIMPA BATU DI PERBUKITAN AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1   PATUNG GORILA DI JATIM PARK 2 JATUH AKIBAT GEMPA MALANG BERMAGNITUDO 6,1   BPBD ACEH TIMUR: 250 WARGA DESA PANTON RAYEUK, KECAMATAN BANDA ALAM, MENGUNGSI AKIBAT BAU SUMUR GAS PT MEDCO E&P MALAKA   PEMKOT BEKASI TUNGGU INSTRUKSI PEMERINTAH PUSAT SOAL PENYEKATAN PEMUDIK DI MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN 2021   DIREKTORAT SMP KEMENDIKBUD: KEBERADAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DUKUNG PELAKSANAAN TATAP MUKA TERBATAS   SATGAS COVID-19 INGATKAN MUDIK LEBARAN DI MASA PANDEMI BERISIKO TINGGI   PEMERINTAH: 10 APRIL 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 13.323.866 SPESIMEN   HINGGA 10 APRIL 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 59.139 ORANG   SATGAS COVID-19: HARI INI, ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DI INDONESIA BERTAMBAH 95 KASUS, TOTAL 42.443 KASUS   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 3.629 ORANG, TOTAL 1.409.288 ORANG