Kompas TV internasional kompas dunia

Kibarkan Perang Melawan Ghibah dan Hoax Vaksin Covid-19, Australia Bentuk Tim "Penghancur Mitos"

Senin, 1 Maret 2021 | 16:46 WIB
kibarkan-perang-melawan-ghibah-dan-hoax-vaksin-covid-19-australia-bentuk-tim-penghancur-mitos
Ilustrasi penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah Australia. Pemerintah Australia membentuk "unit penghancur mitos" untuk mengatasi penyebaran informasi keliru seputar vaksin virus corona(Sumber: AAP via ABC Indonesia)

CANBERRA, KOMPAS.TV - Pemerintah Australia membentuk "unit penghancur mitos" untuk mengatasi penyebaran informasi keliru seputar vaksin virus corona.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengungkapkan bahwa unit tersebut, yang merupakan upaya bersama antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri, "secara diam-diam" dibentuk pada 2020 di tengah kekhawatiran atas beredarnya informasi palsu yang menyebar cepat di media sosial.

"Beberapa orang dari kelompok antivaksin ini secara terang-terangan menyebarkan pandangan yang keliru dan jelas-jelas tidak bertanggung jawab," kata Hunt.

"Kami tidak ingin memberi terlalu banyak angin segar kepada beberapa gagasan yang paling konyol, tetapi kami ingin memberikan jaminan publik (bahwa kami) memerangi informasi yang keliru tentang ide-ide yang dapat berdampak buruk terhadap kepercayaan publik tersebut."

Baca Juga: Ini Dia Si Domba Gondrong Tersesat di Australia Yang Tidak Cukur Bulu 5 Tahun

Sebuah survei yang dipublikasikan oleh para peneliti dari Australian National University (ANU) pada Februari lalu menemukan bahwa skeptisisme vaksin tengah meningkat di Australia.

Lebih dari 20 persen responden menyatakan mereka "mungkin" atau "pasti" tidak bersedia menerima vaksin gratis, naik dibandingkan 12,7 persen pada Agustus 2020. Sementara proporsi mereka yang menjawab "pasti" bersedia, turun dari 58,5 persen menjadi 43,7 persen.

Penulis : Edwin Shri Bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:58
RUSIA MELARANG DIREKTUR FBI DAN JAKSA AGUNG AS MEMASUKI NEGARANYA   SEBANYAK 8 ORANG TEWAS AKIBAT PENEMBAKAN DI GUDANG FEDEX DI INDIANAPOLIS, INDIANA   SEBANYAK 31 JEMAAH CALON HAJI DI PALOPO, SULAWESI SELATAN, JALANI VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA   WARGA SUMATERA BARAT KUMPULKAN 1,5 TON RENDANG UNTUK KORBAN BENCANA DI NTT   PRESIDEN JOKOWI: PEMERINTAH MELARANG MUDIK LEBARAN TAHUN INI DENGAN BERBAGAI MACAM PERTIMBANGAN   KEJATI BANTEN TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DANA HIBAH PONDOK PESANTREN RP 117 M   JADI TERSANGKA, PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG TERANCAM 2 TAHUN   POLISI TETAPKAN PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG SEBAGAI TERSANGKA   PPNI: PENGANIAYAAN PERAWAT OLEH KELUARGA PASIEN MERUPAKAN ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM PELAYANAN   WAGUB PAPUA KLEMEN TINAL MINTA APARAT KEAMANAN KENDALIKAN SITUASI BEOGA PASCA-PENEMBAKAN TERHADAP 2 GURU   KEMENHUB KELUARKAN MAKLUMAT PELAYARAN WASPADAI CUACA EKSTREM PADA 16-22 APRIL 2021   BMKG: SIKLON TROPIS SURIGAE DALAM 24 JAM KE DEPAN AKAN MENGUAT NAMUN BERGERAK MENJAUHI INDONESIA   PANCAROBA MASIH BERLANGSUNG, BMKG IMBAU MASYARAKAT WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM   BMKG MEMPRAKIRAKAN PADA BULAN MEI 2021 AWAL MUSIM KEMARAU TERJADI DI SEBAGIAN WILAYAH INDONESIA