Kompas TV nasional peristiwa

MUI Jabar: Masyarakat Jabar Akan Menanggung Beban Perpres Miras

Senin, 1 Maret 2021 | 15:54 WIB
mui-jabar-masyarakat-jabar-akan-menanggung-beban-perpres-miras
(Sumber: -)

JAKARTA, KOMPAS.TV-Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 yang salah satunya mengatur peredaran minuman keras, diprotes Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat. Sebab, meski Perpres ini mengatur empat provinsi yang membolehkan invetasi miras, namun Jawa Barat akan menanggung bebannya. 

"Jabar bakal menjadi daerah pertama yang terdampak Perpres ini. Karenanya, kebijakan ini harus dicabut," kata Sekretaris Umum  MUI Jabar Rafani Achyar, Senin (1/3/2021).


Alasannya, dari seluruh penduduk  Indonesia, sebanyak 25 persennya ada di Jabar. Jumlah ini dinilai akan menjadikan Jabar sebagai incaran investor (miras). Apalagi, secara demografis, Jabar ini sangat dekat dengan Jakarta. 

Baca Juga: Ketua MUI Tegaskan Melegalkan Investasi Miras Hukumnya Haram

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mendukung penuh keputusan MUI Pusat yang mendesak pemerintah mencabut Peraturan Presiden (Perpres) No 10 Tahun 2021.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) MUI Jabar, Rafani Achyar, Perpres Miras harus dicabut."Kami mendukung penuh keputusan MUI Pusat. Perpres itu harus dicabut," ujar Rafani. 

 

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:56
RUSIA MELARANG DIREKTUR FBI DAN JAKSA AGUNG AS MEMASUKI NEGARANYA   SEBANYAK 8 ORANG TEWAS AKIBAT PENEMBAKAN DI GUDANG FEDEX DI INDIANAPOLIS, INDIANA   SEBANYAK 31 JEMAAH CALON HAJI DI PALOPO, SULAWESI SELATAN, JALANI VAKSINASI COVID-19 DOSIS KEDUA   WARGA SUMATERA BARAT KUMPULKAN 1,5 TON RENDANG UNTUK KORBAN BENCANA DI NTT   PRESIDEN JOKOWI: PEMERINTAH MELARANG MUDIK LEBARAN TAHUN INI DENGAN BERBAGAI MACAM PERTIMBANGAN   KEJATI BANTEN TETAPKAN TERSANGKA KORUPSI DANA HIBAH PONDOK PESANTREN RP 117 M   JADI TERSANGKA, PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG TERANCAM 2 TAHUN   POLISI TETAPKAN PRIA YANG ANIAYA PERAWAT DI PALEMBANG SEBAGAI TERSANGKA   PPNI: PENGANIAYAAN PERAWAT OLEH KELUARGA PASIEN MERUPAKAN ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN SISTEM PELAYANAN   WAGUB PAPUA KLEMEN TINAL MINTA APARAT KEAMANAN KENDALIKAN SITUASI BEOGA PASCA-PENEMBAKAN TERHADAP 2 GURU   KEMENHUB KELUARKAN MAKLUMAT PELAYARAN WASPADAI CUACA EKSTREM PADA 16-22 APRIL 2021   BMKG: SIKLON TROPIS SURIGAE DALAM 24 JAM KE DEPAN AKAN MENGUAT NAMUN BERGERAK MENJAUHI INDONESIA   PANCAROBA MASIH BERLANGSUNG, BMKG IMBAU MASYARAKAT WASPADA POTENSI CUACA EKSTREM   BMKG MEMPRAKIRAKAN PADA BULAN MEI 2021 AWAL MUSIM KEMARAU TERJADI DI SEBAGIAN WILAYAH INDONESIA