Kompas TV nasional peristiwa

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Kena OTT KPK, Ironi Tokoh Antikorupsi yang Kini Jadi Tersangka

Senin, 1 Maret 2021 | 11:47 WIB

KOMPAS.TV - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkungan pemerintah Provinsi Sulsel. 

KPK juga menetapkan Sekretaris Dinas PUPR Sulawesi Selatan, Edy Rahmat sebagai penerima gratifikasi. 

Sementara kontraktor proyek, Agung Sucipto sebagai tersangka pemberi gratifikasi.

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), KPK menyita sejumlah uang dari Edy Rahmat yang diterima dari Direktur PT Agung Perdana Balaumba, Agung Sucipto. 

Uang itu rencananya akan diberikan kepada Nurdin Abdullah sebagai imbalan pengerjaan proyek infrastruktur di Sinjai. 

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, Nurdin bukan kali ini saja menerima suap proyek pembangunan di Sulsel. Ia diduga menerima uang 5,4 miliar rupiah dari beberapa kontraktor proyek di lingkungan pemerintah Provinsi Sulsel.

Sementara itu Nurdin Abdullah usai diperiksa KPK minggu dinihari, mengaku tidak tahu soal uang yang diterima, Edy Rahmat. Ia juga meminta maaf kepada warga Sulawesi Selatan terkait kasus dugaan korupsi yang mejeratnya.

Penetapan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, sebagai tersangka dugaan korupsi oleh KPK cukup mengejutkan.

Terlebih, ia adalah sosok yang dikenal bersih, bahkan pernah meraih penghargaan antikorupsi. 

Bagaimana menjelaskan, bahwa korupsi bisa menjerat siapa saja, termasuk sosok yang dikatakan bersih sekalipun?

Simak dialog selengkapnya bersama Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron,  Koordinator ICW Adnan Topan Husodo, serta Analis Politik Uin Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari





BERITA LAINNYA


ROSI

Ada Politisasi Vaksin Nusantara? - ROSI

Sabtu, 17 April 2021 | 09:04 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
09:11
JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 139.501.416 POSITIF, 79.498.221 SEMBUH, 2.992.237 MENINGGAL DUNIA   KAPOLDA PAPUA IRJEN MATHIUS D FAKHIRI MEMINTA TNI-POLRI TIDAK TERPANCING AKSI PENEMBAKAN KKB   WAMENAG ZAINUT TAUHID SAADI BUKA KEMUNGKINAN ONGKOS HAJI TAHUN INI AKAN NAIK KARENA BIAYA PROKES   EKS MENPERIN SALEH HUSIN POSITIF COVID-19 DAN TENGAH MENJALANI ISOLASI DI EKA HOSPITAL BSD, TANGERANG, BANTEN   KEPALA BPOM PENNY K LUKITO: VAKSIN MERAH PUTIH YANG DIKEMBANGKAN UNAIR DITARGETKAN MULAI DIPRODUKSI AWAL 2022   WAKIL KETUA KOMISI IX DPR CHARLES HONORIS MINTA PEMERINTAH SIKAPI SERIUS LONJAKAN KASUS COVID-19 DI SEJUMLAH NEGARA   ANGGOTA KOMISI E DPRD DKI BASRI BACO SEBUT SELEKSI PPDB 2021 AKAN MENGUTAMAKAN ZONA RT/RW   PEMPRIOV JABAR GANDENG KPPU DALAM SINERGITAS DALAM BIDANG PERSAINGAN USAHA DAN PENGAWASAN KEMITRAAN   DISNAKERTRANS JAWA BARAT SIAP MENGAWASI PERUSAHAAN DALAM PEMBAGIAN THR   POLISI BERENCANA DIRIKAN LIMA CEK POIN KENDARAAN DI KOTA TANGERANG SELAMA LARANGAN MUDIK LEBARAN   POLISI MASIH BURU TIGA TERDUGA TERORIS YANG MASUK DAFTAR PENCARIAN ORANG DI JAKARTA DAN SEKITARNYA   PEMPROV DKI JAKARTA AKAN PERTAHANKAN MEKANISME PPDB SEPERTI YANG DITERAPKAN TAHUN LALU   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN: 99% KEBUTUHAN PANGAN DI JAKARTA DIPASOK DARI LUAR DAERAH   WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 4.234: 3.325 SEMBUH, 181 MENINGGAL DUNIA, DAN 728 DALAM PERAWATAN