Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ahok Dorong Kemandirian Pesantren, Minta Tiru Nabi Muhammad untuk Dagang

Senin, 1 Maret 2021 | 00:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir menjadi pembicara dalam acara Milad Pondok Pesantren Motivasi Indonesia ke-9 bertema Pandemi dan geliat kemandirian pesantren Minggu (28/2).

Ahok sampaikan untuk menyarankan agar pondok pesantren memiliki sumber penghasilan secara mandiri.

"Dalam pemikiran saya istilahnya tokoh adat Tiongkok itu ya, kita itu mesti punya sumur sendiri kira-kira gitu, kalau kita gunakan bahasa ini utamanya kita ada kemandirian lah," kata Ahok

Ahok juga sampaikan agar pesantren teladani Nabi Muhammad SAW yang tidak hanya berdakwah tapi juga berdagang.

Saat sampaikan penggambaran ini, Ahok menjelaskan agar pesannya tidak disalah artikan karena menyinggung soal Nabi Muhammad.

"Ini mohon jangan jadi masalah ya. Saya berpikir Nabi Muhammad dulu bukan cuma dakwah ya, tapi juga dagang. Jadi ini jangan dipersoalkan nanti, ini nanti salah menafsirkan dan ribut lagi. Ini saya mohon-mohon maaf ini. Saya bikin disclaimer dulu ini," ucap Ahok.

Ia menceritakan pernah dikenalkan seorang Kiai asal Tiongkok oleh almarhum mantan Sekda DKI Jakarta Saefullah, walaupun ia sampaikan lupa nama kiai tersebut ia sempat kaget saat bertemu kiai yang mempunyai bisnis besar tersebut.

“Waktu ketemu sama saya, dia pakai baju kaos, celana biasa gitu, itu kayak engkoh-engkoh di Glodok, enggak tahunya itu dia itu lulusan dari Harvard Amerika. Ini kiai dan beliau punya restoran banyak banget restorannya di Tiongkok,” ujar Ahok.

Ahok pun sarankan para santri untuk belajar bisnis.

“Jadi para santri ini dilatih bisnis bukan cuma dilatih kerja, dilatih bisnis, dilatih berbahasa Inggris dengan baik, mengerti tentang saham. Wah anak S2 kalah ini,” ungkap Ahok.

Penulis : Theo Reza





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:25
KEBUN BINATANG SYDNEY DITUTUP SEMENTARA KARENA POLISI SELIDIKI SEBAB KEMATIAN SEEKOR SIMPANSE   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 6,0 TERJADI DI TAHUNA, KEPULAUAN SANGIHE, SULUT, TAK BERPOTENSI TSUNAMI   BPBD JATIM SEBUT GEMPA MALANG BERMAGNITUDO 6,1 TERASA DI 17 KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR   RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR PASTIKAN TIDAK ADA PASIEN YANG TERTIMPA ATAP YANG AMBRUK AKIBAT GEMPA MALANG   SEORANG PENGENDARA MOTOR DI LUMAJANG MENINGGAL TERTIMPA BATU DI PERBUKITAN AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1   PATUNG GORILA DI JATIM PARK 2 JATUH AKIBAT GEMPA MALANG BERMAGNITUDO 6,1   BPBD ACEH TIMUR: 250 WARGA DESA PANTON RAYEUK, KECAMATAN BANDA ALAM, MENGUNGSI AKIBAT BAU SUMUR GAS PT MEDCO E&P MALAKA   PEMKOT BEKASI TUNGGU INSTRUKSI PEMERINTAH PUSAT SOAL PENYEKATAN PEMUDIK DI MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN 2021   DIREKTORAT SMP KEMENDIKBUD: KEBERADAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DUKUNG PELAKSANAAN TATAP MUKA TERBATAS   SATGAS COVID-19 INGATKAN MUDIK LEBARAN DI MASA PANDEMI BERISIKO TINGGI   PEMERINTAH: 10 APRIL 2021, JUMLAH SPESIMEN KORONA YANG DIPERIKSA MENCAPAI 13.323.866 SPESIMEN   HINGGA 10 APRIL 2021, JUMLAH SUSPEK KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 59.139 ORANG   SATGAS COVID-19: HARI INI, ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DI INDONESIA BERTAMBAH 95 KASUS, TOTAL 42.443 KASUS   SATGAS COVID-19: JUMLAH PASIEN SEMBUH HARI INI BERTAMBAH 3.629 ORANG, TOTAL 1.409.288 ORANG