Kompas TV kolom opini

Reuni Vaksin

Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:04 WIB
reuni-vaksin
Seorang tenaga kesehatan tengah memegang suntikan dan vaksin Pfizer-BioNTech selama program vaksinasi massal di Wina, Austria pada Jumat (15/1). (Sumber: AP Photo / Ronald Zak)

Oleh: Trias Kuncahyono, Jurnalis Harian Kompas

Hari Rabu, tanggal 24 Februari 2021.

“Kita ketemuan kok untuk divaksin,” kata Widi Krastawan disambut derai tawa sekitar sepuluh orang yang berkumpul di ruang tunggu setelah divaksin. Setelah divaksin, kami diminta untuk menunggu selama 30 menit, untuk mengetahui ada reaksi tidak.

“Kan, lebih baik ketemu saat divaksin, ketimbang ketemuan saat melayat,” sambung Bre Redana, wartawan Kompas, novelis, dan pemuja Gabriel Garcia Marquez (1927-2014) seorang novelis asal Kolumbia dan penerima Hadiah Nobel Sastra 1982 yang salah satu adikaryanya adalah Cien años de soledad (One Hundred Years of Solitude).

Karuan saja, celetukan Bre Redana meledakkan tawa para wartawan senior—untuk tidak menyebut tua—yang hari itu divaksin. Hari itu, Rabu sejumlah wartawan senior Kompas—selain Bre Redana dan Widi Krastawan, ada lagi Efix Mulyadi, Witdarmono, Budiarto Shambazy, James Luhulima, Poppy Fritisia, Pieter Gero, Chris Pujiastuti, Nugroho, dan Retno Bintarti—reuni kecil mendadak. Kami juga ketemu dengan para wartawan dari media lain: Tempo, SWA, Metro  TV,  Sinar Harapan (dulu), dan Femina.

Reuni kecil dadakan terwujud, karena kami diikutkan oleh Kompas untuk menerima vaksin Covid-19 yang difasilitasi Forum Pemred kerja sama dengan Kementerian Kesehatan. Vaksinasi dilaksanakan di kompleks Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia, Kementerian Kesehatan, Kebayoran Baru.

Memang, selama ini, kami nyaris hanya ketemuan—meskipun selalu kontak lewat WA—saat sama-sama melayat seorang sahabat yang dipanggil Tuhan atau menghadiri resepsi perkawinan anak teman sekantor dulu.

Penulis : Fadhilah





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:31
PERDANA MENTERI BENJAMIN NETANYAHU MENYATAKAN ISRAEL AKAN TINGKATKAN SERANGAN KE JALUR GAZA, HAMAS   MUI MEMPERSILAKAN WILAYAH ZONA HIJAU COVID-19 MELAKSANAKAN SHALAT IDUL FITRI DI MASJID ATAU MUSHALA   JELANG LEBARAN, PERTAMINA TAMBAH 3 JUTA TABUNG ELPIJI 3 KG DI SULAWESI   PT ANGKASA PURA: LARANGAN MUDIK MENYEBABKAN JUMLAH PENUMPANG BANDARA DJUANDA TURUN DRASTIS DUA HARI JELANG LEBARAN   JUMLAH MAHASISWA MMTC YOGYAKARTA YANG DINYATAKAN POSITIF COVID-19 BERTAMBAH MENJADI 18 ORANG    KEMNAKER MENCATAT ADA 1.586 PENGADUAN THR SEJAK 20 APRIL HINGGA 10 MEI 2021    SATLANTAS POLRES METRO TANGERANG KOTA MENYEKAT 164 KENDARAAN PADA HARI KEENAM LARANGAN MUDIK LEBARAN    SATGAS COVID-19 INGATKAN MASYARAKAT TAK GELAR “OPEN HOUSE” ATAU HALALBIHALAL DI LINGKUNGAN KANTOR   BAZNAS KOTA TANGERANG TELAH MENERIMA ZAKAT FITRAH SEBANYAK RP 1,3 MILIAR    WALI KOTA TANGERANG ARIEF WISMANSYAH MENYATAKAN TPU SELAPAJANG AKAN DITUTUP MULAI 12-16 MEI 2021   KEMENHUB: PEMUDIK YANG MENGGUNAKAN SEPEDA MOTOR PALING BANYAK KELUAR DARI TITIK PENYEKATAN    KEMENHUB: JELANG IDUL FITRI, LEBIH DARI 138.000 MOBIL DAN MOTOR TINGGALKAN JAKARTA    GUBERNUR DKI SEBUT KEPALA DAERAH KAWASAN AGLOMERASI JABODETABEK DAN CIANJUR SEPAKAT ANJURKAN SHALAT ID DI RUMAH   MAKSIMALKAN PENJAGAAN SELAMA 24 JAM, 260 PETUGAS DISIAGAKAN DI TITIK PENYEKATAN KEDUNGWARINGIN, BEKASI