Kompas TV regional berita daerah

Martapura Kembali Dikepung Banjir, 36 Desa Masih Terendam

Sabtu, 27 Februari 2021 | 00:33 WIB

BANJAR, KOMPAS.TV - Banjir kembali terjadi di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Setelah sempat lepas dari banjir selama hampir satu bulan, Kabupaten Banjar kembali dikepung banjir.

Setidaknya 4 kecamatan di Kabupaten Banjar kembali terendam banjir dalam empat hari terakhir.

4 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Martapura Kota, Martapura Timur, Kecamatan Astambul serta Kecamatan Simpang Empat.

Baca Juga: Banjir Kembali Rendam Desa Telok Selong, Status Siaga Banjir Kabupaten Banjar Masih Berlaku

Pasca hujan deras yang terjadi dua hari lalu, beberapa ruas jalan di 4 kecamatan kembali terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari 30 hingga 50 sentimeter.

Salah satu desa yang cukup parah terendam yakni di Desa Tunggul Irang Kecamatan Martapura Kota.

Hingga jumat siang (26/2/2021) ketinggian air bahkan mertendam jalan raya hingga 40 cm, air juga telah memasuki sebagian besar rumah warga.

“Habis dari yang terakhir kering jalanan, setelah itu hujan, naik langsung sampai saat ini, sekitar empat hari sudah,” ungkap Asri, seorang warga yang terdampak banjir.

Sementara, menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Mokhammad Hilman, Pemerintah Kabupaten Banjar belum mencabut status darurat banjir hingga saat ini.

“Fakta kenyataan di lapangan, masih ada 4 kecamatan dengan kurang lebih 36 desa masih terendam dengan ketinggian air yang berdampak pada aktivitas masyarakat,” terang Hilman.

Baca Juga: Terdampak Normalisasi Sungai, Saniah Rogoh Kocek Pribadi untuk Bongkar Rumah Sendiri

Bahkan banjir yang terjadi saat ini juga telah diprediksi oleh BMKG.

 Hal ini membuat pemerintah memperpanjang status daruirat banjir hingga maret mendatang.

“Menurut informasi BMKG, cuaca dengan hujan ekstrim masih mungkin terjadi hingga bulan maret,” tegasnya.

Sebagian warga yang terendam banjir masih memilih tetap berada di rumah masing-masing.

Sementara sebagian mengungsi ketempat keluarga yang tidak terkena banjir.

Penulis : KompasTV Banjarmasin





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:00
KAPOLRI DAN KOMNAS HAM TEKEN NOTA KESEPAHAMAN SOAL PENEGAKAN HAM DI INDONESIA   PT MRT JAKARTA TEKEN KONTRAK PROYEK FASE 2A BUNDARAN HI-KOTA SENILAI RP 4,6 TRILIUN   KETUA SATGAS DONI MONARDO: KEPULANGAN PERANTAU KE KAMPUNG HALAMAN MENINGKATKAN KASUS COVID-19   SATGAS: KASUS KONFIRMASI POSITIF DAN KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA MINGGUAN MENGALAMI KENAIKAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN PASTIKAN KEBUTUHAN WARGA KORBAN KEBAKARAN DI TAMAN SARI TERPENUHI   POLISI BERENCANA DIRIKAN 2 POSKO PEMERIKSAAN DI KOTA TANGERANG SELAMA MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN   PEMKOT JAKARTA PUSAT AKAN TUTUP JEMBATAN YANG JADI AKSES UNTUK TAWURAN DI JOHAR BARU   KEMENDIKBUD: KAMUS SEJARAH YANG TAK CANTUMKAN NAMA TOKOH PENDIRI NU KH HASYIM ASY'ARI SUDAH DITARIK DARI SITUS   POLISI BERKOORDINASI DENGAN DIREKTORAT IMIGRASI UNTUK CABUT PASPOR JOZEPH PAUL ZHANG   KEMENTERIAN KESEHATAN: ADA KEMUNGKINAN VAKSINASI COVID-19 LIBUR SELAMA IDUL FITRI   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: TEKNOLOGI LISTRIK YANG GUNAKAN PEMBANGKIT ENERGI SAMPAH HARUS TERUS DIKEMBANGKAN   DEWAS KPK MINTA PIMPINAN KPK USUT DUGAAN BOCORNYA INFORMASI PENGGELEDAHAN DI DUA LOKASI DI KALSEL   PPKM DIPERPANJANG, WAGUB DKI: TAK ADA PERUBAHAN ATURAN KECUALI JAM BUKA RESTORAN   KEMENKOMINFO SEBUT JOZEPH PAUL TETAP DAPAT DIJERAT UU ITE MESKI BERADA DI LUAR NEGERI