Kompas TV nasional peristiwa

Kronologi Penangkapan Oknum TNI-Polri yang Jual Senjata Api ke KKB Papua

Selasa, 23 Februari 2021 | 20:40 WIB

KOMPAS.TV - Dua oknum polisi dan satu oknum TNI ditangkap karena diduga terlibat penjualan senjata dan amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata Papua.

Adapun oknum anggota TNI yang terlibat penjualan ratusan amunisi sudah ditahan diperiksa di Markas Polisi Militer Angkatan Darat Kodam XVI Patimura.

Tidak hanya oknum TNI dan Polisi, warga sipil juga ditangkap karena terlibat penjualan senjata.

Mabes Polri menyataka  dua oknum polisi yang ditangkap,diduga berperan sebagai perantara penjualan senjata ke Kelompok Kriminal Bersenjata.  Keterlibatan oknum lain tengah diselidiki.

Pengamat militer menilai polisi yang menjual senjata kepada Kelompokkriminal Bersenjata patut dijatuhi hukuman berat karena pelanggaran yang dilakukan masuk kategori berat yang berkhianat kepada pemerintah Indonesia.

Selain anggota polisi, sejumlah warga juga ditangkap petugas karena turut terlibat. 

Terkait kronologi penangkapan, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat menjelaskan, penangkapan dua oknum polisi itu berawal dari penangkapan seorang warga Bentuni yang kedapatan membawa senjata api dan amunisi, Rabu (10/2/2021).

Dari hasil pemeriksaan, warga yang ditangkap itu mengaku mendapatkan senjata dan amunisi dari oknum polisi yang bertugas di Polresta Pulau Ambon.

Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri lantas memerintahkan Kapolresta Pulau Ambon untuk berkoordinasi dengan Polres Bentuni dan Polda Papua Barat. 
"Setelah itu penyelidikan dilakukan dan langsung dilakukan penangkapan. Nanti kita akan ekspos ke teman-teman media," katanya saat dihubungi, Minggu (21/2/2021).
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:19
MENLU RETNO MARSUDI: INDONESIA HARAP SELURUH NEGARA ASEAN PAHAMI HAK DAN KEWAJIBAN UNTUK BANTU MYANMAR    DISHUB DKI JAKARTA: KENDARAAN YANG TAK LULUS UJI EMISI AKAN DIKENAKAN TARIF PARKIR TERTINGGI   KETUA MAJELIS PERTIMBANGAN KARANG TARUNA GIBRAN RAKABUMING RAKA MINTA KARANG TARUNA DUKUNG VAKSINASI COVID-19    WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT GENOSE MERUPAKAN INOVASI ANAK BANGSA YANG HARUS DIDUKUNG   BEKERJA SAMA DENGAN KPU, MENKES HARAP MASYARAKAT BISA RASAKAN PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS DATA   KPU SIAP BEKERJA SAMA DENGAN INSTANSI YANG MEMBUTUHKAN DATA PEMILIH    PEMKOT TANGSEL TARGETKAN PENYUNTIKAN DOSIS PERTAMA PADA VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA RAMPUNG DALAM 10 HARI    PEMKOT BOGOR PUTUSKAN TIADAKAN SISTEM GANJIL-GENAP AKHIR PEKAN UNTUK KENDARAAN BERMOTOR SELAMA 2 PEKAN   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: VAKSIN BUKAN SOLUSI MUTLAK UNTUK MENGAKHIRI PANDEMI, TETAP DISIPLIN PROKES    JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MENINGKAT DI BULAN-BULAN LIBUR PANJANG   SATGAS SEBUT BERLIBUR SAAT PANDEMI TAK BIJAK, BERDAMPAK PADA KEMATIAN PASIEN COVID-19    PEMKOT SURAKARTA SEBUT PPKM BERDAMPAK SIGNIFIKAN PADA PENURUNAN JUMLAH KASUS COVID-19   POLDA METRO JAYA: KAMPUNG TANGGUH BINTARA, BEKASI, TEKAN KASUS COVID-19 HINGGA NOL PERSEN   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO DUKUNG PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS OTOMOTIF DI TANAH AIR