Kompas TV regional berita daerah

Unjuk Rasa di Kejati Kalsel, Massa Tuntut Dugaan Pungli Oknum DPRD Balangan Ditindaklanjuti

Selasa, 23 Februari 2021 | 16:08 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan pada senin siang (22/2/2021) menyoroti  penanganan  sejumlah kasus dugaan pelanggaran hukum yang dinilai lamban.

Diantaranya adalah dugaan pungli oknum Ketua Dewan Kabupaten Balangan yang memotong anggaran perjalanan dinas anggota.

Baca Juga: Dijual di Atas HET, 217 Tabung Elpiji Bersubsidi Disita Polisi

Pengunjuk rasa dari massa IPPI, Ikatan Putra Putri Indonesia dan Forpeban – Forum Peduli Bangsa dan Negara meminta kasus ini ditindaklanjuti karena oknum tersebut telah melewati masa pilkada desember lalu sesuai aturan.

"Adanya pungli yang dilakukan oleh oknum dewan Balangan dan sekarang karena tidak ada proses apa-apa menjadi menjadi bupati, inilah kekhawatiran kita," ucap Din Jaya, ketua Forpeban.

Atas tuntutan ini pihak kejaksaan tinggi mengaku akan menangani laporan tersebut sesuai aturan  dan membantah tebang pilih dalam penanganan kasus.

Baca Juga: Program MBKM, Ratusan Mahasiswa Berangkat Ke HST Bantu Pemulihan Pasca Bencana

Pengunjuk rasa juga mempertanyakan penanganan kasus lain seperti dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pembangunan perpustakaan di Taman Kamboja Banjarmasin.

Serta melaporkan dugaan pelanggaran lingkungan atas aktivitas usaha doking atau bengkel kapal  dan tongkang milik PT Virgo di jalan RK ilir yang dinilai menutup 50 persen luasan Sungai Martapura.

Penulis : KompasTV Banjarmasin


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:00
PRESIDEN AS JOE BIDEN AKAN HUKUM PIHAK YANG DIDUGA MELANGGAR HAM TERKAIT KASUS PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI TEGASKAN PIHAKNYA BEKERJA SESUAI PROSEDUR HUKUM YANG BERLAKU DALAM OTT 6 ORANG DI SULSEL   WAKIL KETUA MPR SYARIEF HASAN MINTA PEMERINTAH TINJAU ULANG SOAL IZIN INVESTASI MIRAS    BKPM BERENCANA MENGAJAK MUI UNTUK BERKOORDINASI TERKAIT PENERBITAN IZIN INVESTASI MIRAS DI DAERAH    POLISI TANGKAP 12 TERDUGA TERORIS DI SEJUMLAH WILAYAH DI JAWA TIMUR TERKAIT JARINGAN JAMAAH ISLAMIYAH   KETUM PBNU SAID AQIL SIROJ MINTA PEMERINTAH INSTRUKSIKAN KEPADA PNS HINGGA PEGAWAI BUMN MEMBAYAR ZAKAT 2,5%    PRESIDEN JOKOWI MINTA SEMUA JAJARAN NU BANTU PEMERINTAH DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19   PRESIDEN JOKOWI MENGHADIRI HARLAH NAHDLATUL ULAMA (NU) KE-98 SECARA VIRTUAL   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT PROGRAM PETANI MILENIAL DIMULAI PERTENGAHAN MARET 2021   GUNUNG MERAPI ERUPSI KEMBALI LUNCURKAN AWAN PANAS SEJAUH 1 KM PADA SABTU MALAM    POLDA METRO KLAIM KAMPUNG TANGGUH DI PASEBAN, SENEN, JAKPUS, MAMPU TEKAN PENYEBARAN COVID-19    KEMENKES: VAKSINASI GOTONG ROYONG HANYA DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN ATAU BADAN USAHA KEPADA KARYAWAN   JUBIR VAKSINASI COVID-19 TEGASKAN TAK ADA MEKANISME VAKSINASI MANDIRI BAGI INDIVIDU ATAU BELI SECARA PERORANGAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN TARGETKAN 38 JUTA ORANG SUDAH DIVAKSIN COVID-19 PADA AKHIR JUNI 2021