Kompas TV regional berita daerah

Anjing Langka yang Bisa Bernyanyi Bakal Punah Jika Konflik Bersenjata di Papua Tak Kunjung Berakhir

Selasa, 23 Februari 2021 | 15:35 WIB
anjing-langka-yang-bisa-bernyanyi-bakal-punah-jika-konflik-bersenjata-di-papua-tak-kunjung-berakhir
Seekor New Guinea singing dog yang berhasil di dokumentasikan tim Balai TN Lorentz di sekitar Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada ketinggian 3.200 MDPL di tahun 2013. (Sumber: Dok Balai TN Lorentz via Kompas.com)

PAPUA, KOMPAS.TV- Konflik bersenjata antara pihak keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua masih terus terjadi sejak 2019.

Situasi keamanan khususnya di Kabupaten Intan Jaya pun tak kunjung kondusif. 

Keadaan itu ternyata membuat arkeolog Balai Arkeologi Papua Hari Suroto khawatir. 

Menurutnya, situasi ini bisa mengganggu habitat anjing bernyanyi Papua atau New Guinea singing dog yang sangat langka.

Baca Juga: Tergolong Berkhianat, Pengamat Militer Muradi Minta Negara Hukum Berat Polisi Penjual Senjata ke KKB

"Anjing ini dulu tersebar di seluruh pegunungan Papua hingga Papua Nugini. Saat ini, di Papua Nugini sudah punah, tinggal tersisa di pegunungan Papua saja. Rimba Puncak dan Intan Jaya merupakan habitat alami anjing bernyanyi Nugini," ujarnya lewat keterangan tertulis, Senin (22/2/2021).

Memang diakui Hari, dirinya belum menerima laporan terkait adanya anjing bernyanyi Papua atau yang dikenal sebagai Dingo itu, menjadi korban akibat konflik bersenjata tersebut.

Penulis : Gading Persada


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:25
PRESIDEN AS JOE BIDEN AKAN HUKUM PIHAK YANG DIDUGA MELANGGAR HAM TERKAIT KASUS PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI   PLT JUBIR KPK ALI FIKRI TEGASKAN PIHAKNYA BEKERJA SESUAI PROSEDUR HUKUM YANG BERLAKU DALAM OTT 6 ORANG DI SULSEL   WAKIL KETUA MPR SYARIEF HASAN MINTA PEMERINTAH TINJAU ULANG SOAL IZIN INVESTASI MIRAS    BKPM BERENCANA MENGAJAK MUI UNTUK BERKOORDINASI TERKAIT PENERBITAN IZIN INVESTASI MIRAS DI DAERAH    POLISI TANGKAP 12 TERDUGA TERORIS DI SEJUMLAH WILAYAH DI JAWA TIMUR TERKAIT JARINGAN JAMAAH ISLAMIYAH   KETUM PBNU SAID AQIL SIROJ MINTA PEMERINTAH INSTRUKSIKAN KEPADA PNS HINGGA PEGAWAI BUMN MEMBAYAR ZAKAT 2,5%    PRESIDEN JOKOWI MINTA SEMUA JAJARAN NU BANTU PEMERINTAH DALAM MENYUKSESKAN PROGRAM VAKSINASI COVID-19   PRESIDEN JOKOWI MENGHADIRI HARLAH NAHDLATUL ULAMA (NU) KE-98 SECARA VIRTUAL   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL SEBUT PROGRAM PETANI MILENIAL DIMULAI PERTENGAHAN MARET 2021   GUNUNG MERAPI ERUPSI KEMBALI LUNCURKAN AWAN PANAS SEJAUH 1 KM PADA SABTU MALAM    POLDA METRO KLAIM KAMPUNG TANGGUH DI PASEBAN, SENEN, JAKPUS, MAMPU TEKAN PENYEBARAN COVID-19    KEMENKES: VAKSINASI GOTONG ROYONG HANYA DILAKUKAN OLEH PERUSAHAAN ATAU BADAN USAHA KEPADA KARYAWAN   JUBIR VAKSINASI COVID-19 TEGASKAN TAK ADA MEKANISME VAKSINASI MANDIRI BAGI INDIVIDU ATAU BELI SECARA PERORANGAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN TARGETKAN 38 JUTA ORANG SUDAH DIVAKSIN COVID-19 PADA AKHIR JUNI 2021