Kompas TV nasional hukum

Kejagung Siapkan 16 Jaksa Tangani untuk 3 Kasus Rizieq Shihab

Rabu, 27 Januari 2021 | 14:17 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kejaksaan Agung menyiapkan 16  jaksa untuk menangani kasus pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab. Informasi ini disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Fadil Zumhana, dalam rapat Komisi III DPR RI dengan Kejaksaan Agung.

Kasus Rizieq memang tak hanya satu atau dua. Ada lima kasus pidana yang menjerat Rizieq. Dua kasus pelanggaran protokol kesehatan karena menimbulkan kerumunan di saat pandemi Covid-19.

Rizieq jadi tersangka untuk dua kasus karantina kesehatan yakni pada 13 November 2020, kerumunan saat peletakan batu pertama pesantren di Mega Mendung, Bogor, Jawa Barat.

Lalu pada 14 November 2020, Rizieq Shihab diduga membuat kerumunan di tengah pandemi saat menggelar pernikahan putrinya dan peringatan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta.

Di kasus ini selain pidana undang-undang karantina kesehatan, Rizieq dijerat pasal penghasutan yang membuatnya kini ditahan.

Lalu 11 Januari 2021, Rizieq bersama menantunya jadi tersangka pelanggaran undang-undang karantina kesehatan dalam kasus tes usap di Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat. Direktur Utama Rumah Sakit Ummi pun jadi tersangka.

Selain tiga kasus ini, Rizieq kini dihadapkan pada kasus lain yakni menyerobot lahan milik PT Perkebunan Nusantara VIII yang dipakai sebagai pesantren di Mega Mendung, Jawa Barat. Kasus ini kini tengah ditangani Mabes Polri.

Penulis : Reny Mardika


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:43
MENLU RETNO MARSUDI: INDONESIA HARAP SELURUH NEGARA ASEAN PAHAMI HAK DAN KEWAJIBAN UNTUK BANTU MYANMAR    DISHUB DKI JAKARTA: KENDARAAN YANG TAK LULUS UJI EMISI AKAN DIKENAKAN TARIF PARKIR TERTINGGI   KETUA MAJELIS PERTIMBANGAN KARANG TARUNA GIBRAN RAKABUMING RAKA MINTA KARANG TARUNA DUKUNG VAKSINASI COVID-19    WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT GENOSE MERUPAKAN INOVASI ANAK BANGSA YANG HARUS DIDUKUNG   BEKERJA SAMA DENGAN KPU, MENKES HARAP MASYARAKAT BISA RASAKAN PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS DATA   KPU SIAP BEKERJA SAMA DENGAN INSTANSI YANG MEMBUTUHKAN DATA PEMILIH    PEMKOT TANGSEL TARGETKAN PENYUNTIKAN DOSIS PERTAMA PADA VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA RAMPUNG DALAM 10 HARI    PEMKOT BOGOR PUTUSKAN TIADAKAN SISTEM GANJIL-GENAP AKHIR PEKAN UNTUK KENDARAAN BERMOTOR SELAMA 2 PEKAN   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: VAKSIN BUKAN SOLUSI MUTLAK UNTUK MENGAKHIRI PANDEMI, TETAP DISIPLIN PROKES    JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MENINGKAT DI BULAN-BULAN LIBUR PANJANG   SATGAS SEBUT BERLIBUR SAAT PANDEMI TAK BIJAK, BERDAMPAK PADA KEMATIAN PASIEN COVID-19    PEMKOT SURAKARTA SEBUT PPKM BERDAMPAK SIGNIFIKAN PADA PENURUNAN JUMLAH KASUS COVID-19   POLDA METRO JAYA: KAMPUNG TANGGUH BINTARA, BEKASI, TEKAN KASUS COVID-19 HINGGA NOL PERSEN   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO DUKUNG PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS OTOMOTIF DI TANAH AIR