Kompas TV nasional hukum

Menteri KKP Minta Masukan, Masih Ingin Kaji Pelaksanaan Aturan Jalur dan Alat Penangkapan Ikan

Rabu, 27 Januari 2021 | 14:02 WIB
menteri-kkp-minta-masukan-masih-ingin-kaji-pelaksanaan-aturan-jalur-dan-alat-penangkapan-ikan
Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih mengkaji pelaksanaan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No.59/2020 tentang Jalur Penangkapan dan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas. (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) masih mengkaji pelaksanaan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No.59/2020 tentang Jalur Penangkapan dan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas.

Dari rilis yang diterima Kompas.TV Selasa (26/1/2021), Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono masih ingin mendapatkan masukan dari semua pihak terkait.

Baca Juga: Jadi Menteri KKP Baru, Janji Sakti Soal Kebijakan Ekspor Benih Lobster

“Permen tersebut memang sudah diundangkan, namun untuk pelaksanaannya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono masih ingin mendapatkan masukan dari semua pihak terkait regulasi tersebut,” ujar Juru Bicara Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Muryadi.

Dijelaskan Wahyu, Permen tersebut disusun dan ditanda-tangani oleh pendahulu Menteri Trenggono.

“Sebagai pejabat baru, Pak Trenggono ingin mengetahui kondisi di lapangan agar bisa mengambil keputusan yang tepat terkait aturan itu. Yang pasti, Pak Menteri akan selalu berpegang pada prinsip kedaulatan, kelestarian dan kesejahteraan ekosistem maritim kita,” ujar Wahyu.

Sebagaimana diketahui, Permen KP No. 59/2020 telah disahkan pada 30 November 2020 lalu.

Penulis : Rizky L Pratama


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:21
MENLU RETNO MARSUDI: INDONESIA HARAP SELURUH NEGARA ASEAN PAHAMI HAK DAN KEWAJIBAN UNTUK BANTU MYANMAR    DISHUB DKI JAKARTA: KENDARAAN YANG TAK LULUS UJI EMISI AKAN DIKENAKAN TARIF PARKIR TERTINGGI   KETUA MAJELIS PERTIMBANGAN KARANG TARUNA GIBRAN RAKABUMING RAKA MINTA KARANG TARUNA DUKUNG VAKSINASI COVID-19    WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT GENOSE MERUPAKAN INOVASI ANAK BANGSA YANG HARUS DIDUKUNG   BEKERJA SAMA DENGAN KPU, MENKES HARAP MASYARAKAT BISA RASAKAN PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS DATA   KPU SIAP BEKERJA SAMA DENGAN INSTANSI YANG MEMBUTUHKAN DATA PEMILIH    PEMKOT TANGSEL TARGETKAN PENYUNTIKAN DOSIS PERTAMA PADA VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA RAMPUNG DALAM 10 HARI    PEMKOT BOGOR PUTUSKAN TIADAKAN SISTEM GANJIL-GENAP AKHIR PEKAN UNTUK KENDARAAN BERMOTOR SELAMA 2 PEKAN   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: VAKSIN BUKAN SOLUSI MUTLAK UNTUK MENGAKHIRI PANDEMI, TETAP DISIPLIN PROKES    JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO: ANGKA KEMATIAN AKIBAT COVID-19 MENINGKAT DI BULAN-BULAN LIBUR PANJANG   SATGAS SEBUT BERLIBUR SAAT PANDEMI TAK BIJAK, BERDAMPAK PADA KEMATIAN PASIEN COVID-19    PEMKOT SURAKARTA SEBUT PPKM BERDAMPAK SIGNIFIKAN PADA PENURUNAN JUMLAH KASUS COVID-19   POLDA METRO JAYA: KAMPUNG TANGGUH BINTARA, BEKASI, TEKAN KASUS COVID-19 HINGGA NOL PERSEN   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO DUKUNG PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS OTOMOTIF DI TANAH AIR