Kompas TV nasional update corona

Kasus Corona Belum Turun, Kebijakan PPKM Jawa-Bali akan Diperpanjang

Rabu, 20 Januari 2021 | 17:15 WIB
kasus-corona-belum-turun-kebijakan-ppkm-jawa-bali-akan-diperpanjang
Ilustrasi: para pekerja yang menggunakan masker saat menunggu menyebrangi zebra cross di Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2020). (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kebijakan PPKM atau Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat akan diperpanjang selama dua minggu ke depan terhitung setelah 25 Januari 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Syafrizal.

Menurut dia, PPKM yang telah diterapkan di Jawa-Bali hingga kini belum menunjukkan penurunan angka positive rate yang signifikan.

Baca Juga: Pedagang Protes Razia PPKM: “Saya Lapar, Selama Ini Tak Pernah Dapat Bantuan!"

"Dan akan diperpanjang hasil rapat kabinet terbatas kemarin sore akan diperpanjang untuk dua minggu ke depan setelah tanggal 25 Januari akan diperpanjang kembali dua minggu ke depan sampai dengan angka menunjukkan penurunan atau pelandaian," kata Syafrizal dalam acara Sosialisasi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 903/145/SJ yang disiarkan secara daring, Rabu (20/1/2021).

Syafrizal mengatakan, daerah yang memiliki jumlah kasus Covid-19 tinggi dan daerah yang menerapkan PPKM agar melakukan perbaikan dalam semua aspek.

Serta melakukan improvisasi dalam mengatasi masalah kesehatan hingga bisa menurunkan jumlah kasus dan menaikan indikator kesembuhan.

Penulis : Fadhilah


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:43
ANGKATAN UDARA ARAB SAUDI GELAR LATIHAN BERSAMA ANGKATAN UDARA AS   FACEBOOK DIDENDA RP 9,2 TRILIUN OLEH PENGADILAN NEGERI BAGIAN UTARA CALIFORNIA GARA-GARA FITUR "TAGGING"   PAUS FRANSISKUS AKAN MEMULAI KUNJUNGAN KEPAUSAN PERTAMANYA DI IRAK PADA JUMAT, 5 MARET 2021   PEMKOT PONTIANAK, KALBAR, BENTUK SATGAS UNTUK PENANGANAN KARHUTLA YANG TERJADI DALAM SEPEKAN TERAKHIR   KLHK: KUALITAS UDARA DI KOTA PONTIANAK, KALBAR, TIDAK SEHAT AKIBAT KARHUTLA   REL LAYANG JADI OPSI PEMKOT SOLO ATASI KEMACETAN DI PALANG JOGLO, NUSUKAN, BANJARSARI   PRESIDEN JOKOWI BERHARAP KRL YOGYAKARTA-SOLO BISA TINGKATKAN SEKTOR PARIWISATA DAN BISNIS   DINKES KOTA BEKASI TELAH TERIMA 50.700 DOSIS VAKSIN COVID-19 UNTUK MELAKUKAN VAKSINASI TAHAP DUA   DINKES KOTA BEKASI PERTIMBANGKAN VAKSINASI COVID-19 TAHAP DUA DILAKUKAN SECARA MASSAL   SEBANYAK 1.400 PEDAGANG PASAR DI KOTA TANGERANG, BANTEN, TERIMA VAKSIN COVID-19   SEBANYAK 26.000 WARGA LANSIA DI KECAMATAN KEMBANGAN, JAKBAR, JADI TARGET PESERTA VAKSINASI COVID-19   MENTERI ATR/KEPALA BPN SOFYAN DJALIL: PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH (PPAT) YANG TERLIBAT MAFIA TANAH AKAN DIPECAT   PLT GUBERNUR SULSEL ANDI SUDIRMAN SULAIMAN AKAN EVALUASI SEMUA PROYEK SETELAH NURDIN ABDULLAH DITANGKAP KPK   MENPAN DAN RB TJAHJO KUMOLO: TOTAL KEBUTUHAN ASN UNTUK 2021 SEBANYAK 1,3 JUTA ORANG