Kompas TV nasional kesehatan

Jangan Lakukan Swab Antigen Sendiri, Ini Bahayanya!

Rabu, 20 Januari 2021 | 11:30 WIB
jangan-lakukan-swab-antigen-sendiri-ini-bahayanya
Pendatang Wajib Swab Di Surabaya (Sumber: KompasTV Jatim )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Praktik terkait swab yang dilakukan sendiri tanpa bantuan ahli marak menjadi perbincangan. Bahkan, alat untuk melakukan swab itu sendiri terpantau cukup banyak diperjualbelikan di e-commerce.

Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman mengatakan bahwa rapid test antigen tidak boleh dilakukan secara mandiri atau dilakukan bukan oleh ahlinya. Menurutnya, jika hal itu dilakukan maka akan berpotensi munculnya false positive atau false negative.

Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), DR dr Sarwastuti Hendradewi, SpTHT-KL(K) mengatakan, ada beberapa risiko kesehatan yang bisa terjadi jika swab tidak dilakukan oleh tenaga profesional.

Hasil tersebut diakibatkan karena kesalahan mendasar dari teknik atau pemahaman pemeriksaan penunjang. Karena itu membaca hasil tes harus dilakukan oleh dokter atau tenaga ahli.

Baca Juga: Syarat Baru Naik Kereta Api dan Pesawat Jika Hendak ke Luar Kota, Wajib Swab Antigen

Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah swab nasofaring dilakukan melalui lubang hidung. Dalam hidung terdapat banyak pembuluh darah dan lapisan kulit dalam (mukosa) yang tipis.

Oleh karena itu, orang awam yang tidak memahami struktur anatomi hidung dan tidak mengetahui bagian yang harus diambil tidak diperkenankan untuk melakukan swab mandiri.

Penulis : Dian Septina


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:00
AMERIKA SERIKAT DAN UNI EROPA TEGASKAN KRIMEA MILIK UKRAINA   SELAIN GUBERNUR SULSEL, KPK JUGA MENANGKAP 5 ORANG LAINNYA DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN   GELAR OTT, KPK TANGKAP GUBERNUR SULAWESI SELATAN NURDIN ABDULLAH    BPBD GARUT: 109 RUMAH WARGA KAMPUNG CIPAGER, KECAMATAN CILAWU, TERDAMPAK LONGSOR   SEBANYAK 400 PRAJURIT BATALYON INFANTERI 742/SATYA WIRA YUDHA MELAKUKAN PENGAMANAN DI PERBATASAN RI-TIMOR LESTE   GUBERNUR SULTENG LONGKI DJANGGOLA MINTA WALI KOTA PALU DAN BUPATI SIGI YANG BARU TUNTASKAN TUGAS PASCABENCANA   AZERBAIJAN BERIKAN DONASI 50.000 DOLLAR AS UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR LEWAT PMI   BMKG: WASPADA POTENSI BANJIR DI JAKARTA BAGIAN SELATAN   ARAB SAUDI TOLAK DOKUMEN INTELIJEN AS SOAL KETERLIBATAN PUTRA MAHKOTA DALAM PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI   AS JATUHKAN SANKSI KE PASUKAN HARIMAU ARAB SAUDI ATAS KETERLIBATAN DALAM PEMBUNUHAN JURNALIS JAMAL KHASHOGGI    SURIAH KUTUK KERAS SERANGAN UDARA AS DI WILAYAH DEIR AL-ZOR DEKAT PERBATASAN SURIAH-IRAK SEBAGAI TINDAKAN PENGECUT   FORMULA 1 ALAMI PENURUNAN PENDAPATAN RP 12,58 TRILIUN ATAU 43% DARI TAHUN SEBELUMNYA AKIBAT PANDEMI   BUPATI CIAMIS HERDIAT SUNARYA DAN WAKIL BUPATI CIAMIS YANA PUTRA POSITIF TERINFEKSI COVID-19   KEMENKES: INFORMASI WARTAWAN TERKAPAR SETELAH VAKSINASI COVID-19 ADALAH HOAKS