Kompas TV nasional update corona

Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Daerah Penyangga

Selasa, 19 Januari 2021 | 23:22 WIB
pemprov-dki-minta-pemerintah-pusat-tingkatkan-fasilitas-kesehatan-daerah-penyangga
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam diskusi virtual dengan Satgas Covid-19. (Sumber: Youtube BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta minta pemerintah pusat turun tangan membantu menyiapkan fasilitas kesehatan di daerah penyangga atau Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Bodetabek). Permintaan itu diajukan Pemprov DKI karena kapasitas rumah sakit (RS) khusus pasien virus Corona (COVID-19) di Jakarta hampir penuh.

“Pak Gubernur berkoordinasi dengan pemerintah pusat, berharap nanti pemerintah pusat bisa mengambil alih, memimpin agar ada peningkatan fasilitas di sekitar Bodetabek. Sehingga ketersediaan dari fasilitas di Jakarta bisa terus meningkat tapi okupansinya turun,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Selasa (19/1/2021).

Baca Juga: Bergejala Covid Meninggal karena Ditolak 10 Rumah Sakit, Ini Kata Satgas Covid-19 Kota Depok

Riza mengatakan saat ini kapasitas rumah sakit di DKI Jakarta hanya tinggal 13 persen. Dengan fakta ketersediaan kapasitas itu, Riza menegaskan rumah sakit atau fasilitas kesehatan di Jakarta tidak pernah menolak pasien COVID-19 dari daerah manapun

“Terkait yang dirawat tidak ada syarat. Dari siapa saja, dari daerah mana yang masuk di Jakarta kita harus tolong dan bantu. Jadi pak Gubernur, saya, seluruh jajaran tidak pernah membedakan secara daerah mana, asli orang mana, punya uang, nggak punya uang, semuanya sama. Kita berikan pelayanan yg terbaik,” tegasnya.

Baca Juga: Satgas: Hampir Seluruh Daerah di Indonesia Berisiko Tinggi Penularan Covid-19

Namun, sambung Riza, pemerintah pusat juga perlu mendukung daerah penyangga dengan menambah fasilitas kesehatan.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:16
KAROPENMAS HUMAS POLRI: 59 DARI 62 KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 TELAH TERIDENTIFIKASI   DISHUB DKI JAKARTA: KENDARAAN YANG TAK LULUS UJI EMISI AKAN DIKENAKAN TARIF PARKIR TERTINGGI   KETUA MAJELIS PERTIMBANGAN KARANG TARUNA GIBRAN RAKABUMING RAKA MINTA KARANG TARUNA DUKUNG VAKSINASI COVID-19   DUKUNG PENERAPAN TILANG ELEKTRONIK, POLDA JATENG PASANG KAMERA DI HELM POLANTAS   KEMENAKER DORONG DUNIA USAHA SEGERA BUAT STRUKTUR DAN SKALA UPAH SESUAI DENGAN PERATURAN PENGUPAHAN TERBARU   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN AKSELERASI PENGEMBANGAN KENDARAAN LISTRIK BERBASIS BATERAI   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT GENOSE MERUPAKAN INOVASI ANAK BANGSA YANG HARUS DIDUKUNG   TIM DVI POLRI TUTUP IDENTIFIKASI KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182, 3 ORANG BELUM TERIDENTIFIKASI   BEKERJA SAMA DENGAN KPU, MENKES HARAP MASYARAKAT BISA RASAKAN PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS DATA   KPU DAN KEMENKES TANDA TANGANI MOU SOAL AKSES DATA UNTUK VAKSINASI COVID-19   KPU SIAP BEKERJA SAMA DENGAN INSTANSI YANG MEMBUTUHKAN DATA PEMILIH   SATGAS: TEMUAN KASUS COVID-19 DARI MUTASI VIRUS CORONA B.1.1.7 ASAL INGGRIS AKAN DITELUSURI LEBIH LANJUT   KETUA DPD MINTA PEMDA HADIRKAN KEBIJAKAN INOVATIF DI SEKTOR EKONOMI AGAR PROSES PEMULIHAN DARI PANDEMI LEBIH CEPAT   KETUA DPD MINTA PEMDA HADIRKAN KEBIJAKAN INOVATIF DI SEKTOR EKONOMI AGAR PROSES PEMULIHAN DARI PANDEMI LEBIH CEPAT