Kompas TV internasional kompas dunia

Biden Cabut Larangan Untuk Negara Muslim Pada Hari Pertama Menjabat

Senin, 18 Januari 2021 | 04:28 WIB
biden-cabut-larangan-untuk-negara-muslim-pada-hari-pertama-menjabat
Presiden AS terpilih Joe Biden (Sumber: Associated Press)

WASHINGTON, KOMPAS.TV – Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden akan mencabut larangan untuk negara-negara Muslim yang sebelumnya dibuat oleh Presiden Donald Trump. Pada hari pertama menjabat, Rabu (20/1/2021), Biden berencana untuk mengeluarkan sejumlah perintah eksekutif, termasuk mencabut larangan perjalanan dari negara-negara yang penduduk mayoritasnya adalah muslim.

Berdasarkan sebuah memo yang diedarkan pada Sabtu (16/1/20210) oleh Ron Klain, Kepala Staf Gedung Putih yang baru, pemerintah AS akan meluncurkan serangkaian pengembalian kebijakan yang sebelumnya diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump. Kebijakan baru ini akan diterapkan selama 10 hari pertama Biden menjabat sebagai Presiden AS.

Baca Juga: Jelang Pelantikan Joe Biden dan Kamala Harris, Pengamanan Washington DC Diperketat

Beberapa kebijakan ini adalah upaya pencegahan virus corona baru, bergabungnya AS kembali dengan perjanjian perubahan iklim Paris, dan undang-undang imigrasi yang memungkinkan jutaan orang untuk mendapatkan kewarganegaraan.

Tak lama setelah menjabat pada 2017, Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang wisatawan dari tujuh negara mayoritas muslim untuk memasuki AS. Negara-negara itu di antaranya adalah Iran, Libya, Somalia, Suriah and Yaman.

Baca Juga: Inilah Agenda Aksi Joe Biden di Hari-Hari Pertama Sebagai Presiden Amerika Serikat

“Sebagai presiden, saya akan bekerja sama dengan Anda untuk merobek racun kebencian dari masyarakat kita untuk menghormati kontribusi Anda dan mencari ide-ide Anda. Pemerintahan saya akan terlihat seperti Amerika, dengan muslim Amerika yang melayani di setiap tingkatan, ”kata Biden pada bulan Oktober lalu, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Penulis : Tussie Ayu




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:01
JEPANG AKAN PERPANJANG STATUS DARURAT COVID-19 DI TOKYO SELAMA DUA PEKAN KE DEPAN   PEMKOT TANGERANG TARGETKAN VAKSINASI COVID-19 TAHAP KEDUA UNTUK PELAYAN PUBLIK RAMPUNG HARI INI   MASUK ZONA KUNING COVID-19, WALI KOTA TANGSEL AIRIN RACHMI IMBAU WARGA TETAP DISIPLIN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   HINGGA 5 MARET 2021, PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN MENCAPAI 4.472 ORANG   AMERIKA SERIKAT PERKETAT EKSPOR KE MYANMAR SEBAGAI SANKSI BAGI JUNTA MILITER ATAS KEKERASAN TERHADAP DEMONSTRAN   BAWASLU MENCATAT ADA 155 PUTUSAN PENGADILAN NEGERI TERKAIT PELANGGARAN PEMILU   GUNUNG MERAPI KEMBALI ERUPSI SIANG INI DENGAN LUNCURAN AWAN PANAS HINGGA 1,3 KILOMETER   KPK JADWALKAN PEMERIKSAAN TERHADAP ISTRI EKS MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN EDHY PRABOWO DAN 12 SAKSI LAINNYA   WAPRES MA'RUF AMIN SEBUT PEMERINTAH AKAN MELANJUTKAN PROGRAM KARTU PRAKERJA HINGGA 2022   PEKAN DEPAN, BARESKRIM POLRI GELAR PERKARA DUGAAN “UNLAWFUL KILLING” DALAM KASUS PENEMBAKAN 6 ANGGOTA FPI   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD BERHARAP MASYARAKAT SEPAKAT AGAR RKUHP BISA SEGERA DISAHKAN   KEMENDANG AKAN BENTUK DEWAN PENUNJANG EKSPOR UNTUK MEMPELAJARI DAN MENGEKSEKUSI PASAR TERTENTU DI LUAR NEGERI   MENDAG AKAN ATUR DISKON E-COMMERCE UNTUK CEGAH “PREDATORY PRICING” DAN MENCIPTAKAN KEADILAN PERDAGANGAN DIGITAL   PRESIDEN JOKOWI INGATKAN ADANYA PRAKTIK-PRAKTIK PERDAGANGAN YANG TIDAK ADIL DAN MEMBAHAYAKAN UMKM