Kompas TV nasional update

Syekh Ali Jaber, Ulama asal Madinah yang Dianugerahi WNI oleh SBY

Kamis, 14 Januari 2021 | 11:14 WIB
syekh-ali-jaber-ulama-asal-madinah-yang-dianugerahi-wni-oleh-sby
Ulama Syekh Ali Jaber (Sumber: Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV-  Syekh Ali Jaber meninggal dunia dalam usia 45 tahun pada Kamis pagi (14/1/2021). Pendakwah sekaligus ulama asal Madinah ini ternyata sudah menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak 2012.

Adalah Susilo Bambang Yudhyono (SBY), Presiden RI ke-6 yang menganugerahi Syekh Ali Jaber gelar WNI lantaran kegiatan dakwah-dakwahnya di Tanah Air.

Dilansir dari Tribunnews.com, Syekh Ali Jaber yang bernama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1976 atau bertepatan dengan tanggal 3 Shafar 1396 H.

Syekh Ali Jaber menjalani pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah.

Setelah lulus sekolah menengah, Syekh Ali Jaber melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Alquran pada tokoh dan ulama ternama di Arab Saudi.

Baca Juga: Sejak Semalam Syekh Ali Jaber Sudah Kritis, Yusuf Mansur Sebar Permohonan Doa

Syekh Ali Jaber mulai berdakwah di Indonesia pada tahun 2008 dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2012.

Penulis : Gading Persada | Editor : Eddward S Kennedy


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:38
JAKSA DAKWA EKS DIREKTUR GARUDA INDONESIA HADINOTO MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG   GUBERNUR JABAR: KABUPATEN PANGANDARAN DAN KOTA TASIKMALAYA PALING TIDAK PATUH PAKAI MASKER DAN JAGA JARAK   KERJA SAMA DENGAN BNPB, PEMKOT BOGOR BANGUN RUMAH SAKIT LAPANGAN UNTUK PASIEN COVID-19   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKARTA SELATAN, KHUSUS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19 PENUH   DINAS KESEHATAN: 2.263 TENAGA KESEHATAN DI BOGOR SUDAH DISUNTIK VAKSIN TAHAP PERTAMA   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: PATUH PROTOKOL KESEHATAN BUKAN KARENA ADA PETUGAS   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA MINTA WARGA JAKARTA DAN LUAR JAKARTA TAAT PROTOKOL KESEHATAN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET MAYJEN TUGAS RATMONO: TINGKAT KETERISIAN RSD WISMA ATLET CAPAI 84,02 PERSEN   BLOK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19 MULAI PENUH, PEMPROV DKI TERUS SIAPKAN LAHAN BARU   WAPRES HARAP "BRAND" EKONOMI SYARIAH DAPAT TINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH   WAPRES MA'RUF AMIN HARAP INDONESIA BERI CONTOH PENGELOLAAN WAKAF YANG PRODUKTIF   PRESIDEN MINTA SELURUH DAERAH DI TANAH AIR PEDULI TERHADAP MASALAH "STUNTING"   PRESIDEN TUNJUK BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL PIMPIN PELAKSANAAN PENURUNAN "STUNTING"   PRESIDEN JOKOWI MINTA ANGKA "STUNTING" DITURUNKAN 14 PERSEN PADA 2024