Kompas TV nasional sapa indonesia

DKPP Nilai Arief Budiman Langgar Kode Etik

Kamis, 14 Januari 2021 | 09:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, DKPP, memberhentikan Arief Budiman, dari jabatannya sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum.  

DKPP menganggap Ketua KPU Arief Budiman melanggar kode etik.  

DKPP memecat Arief Budiman dari jabatannya sebagai Ketua KPU, setelah Arief mendampingi Komisioner KPU, Evi Novida Ginting, dalam proses gugatan pemecatannya ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, PTUN.

Putusan pemberhentian arief, dibacakan dalam sidang DKPP, yang disiarkan secara daring. 

Setelah memberhentikan Arief Budiman, sebagai Ketua KPU, DKPP memerintahkan KPU untuk melaksanakan putusan ini, paling lama tujuh hari.

Komisioner KPU kecewa terhadap putusan DKPP, yang memecat Ketua KPU Arief Budiman

KPU akan segera melakukan pleno, untuk menentukan sikap, setelah mendapat salinan surat putusan.

#LiveStreaming #BreakingNews #Kompastv

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. 

Media sosial Kompas TV: 
Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV 
Instagram: https://www.instagram.com/kompastv 
Twitter: https://twitter.com/KompasTV 
LINE: https://line.me/ti/p/%40KompasTV 

Penulis : Merlion Gusti


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:59
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   MENTAN SYAHRUL YASIN LIMPO SEBUT NILAI MANFAAT PUPUK BERSUBSIDI CAPAI 250 PERSEN   WAPRES MA'RUF AMIN: PENGELOLAAN WAKAF UANG PERLU KERJA SAMA DENGAN MANAJER INVESTASI   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA ULAMA SOSIALISASIKAN WAKAF UANG LEWAT DAKWAH   PRESIDEN MINTA SELURUH DAERAH DI TANAH AIR PEDULI TERHADAP MASALAH "STUNTING"   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: ANGKA "STUNTING" DIPERKIRAKAN NAIK KARENA PANDEMI COVID-19   GUBERNUR SULAWESI BARAT MINTA ASN YANG MENGUNGSI KE LUAR KOTA AKIBAT GEMPA SEGERA KEMBALI   KETUA DPD LANYALLA MATTALITTI APRESIASI KERJA CEPAT TNI AL KIRIM ALAT PELINDUNG DIRI DARI SURABAYA KE MAMUJU   DINAS PENDIDIKAN PAPUA SEBUT LIMA KABUPATEN SUDAH LAKSANAKAN BELAJAR TATAP MUKA   JUBIR SATGAS: MASYARAKAT YANG JADI PENERIMA VAKSIN COVID-19 AKAN DIVAKSINASI DUA KALI   JUBIR SATGAS SEBUT VAKSIN COVID-19 TAK AKAN BERIKAN PERLINDUNGAN MAKSIMAL JIKA HANYA DISUNTIKKAN SEKALI   BLOK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19 MULAI PENUH, PEMPROV DKI TERUS SIAPKAN LAHAN BARU   RS LAPANGAN IJEN BOULEVARD MALANG RAWAT 614 PASIEN COVID-19, 402 DI ANTARANYA SEMBUH   PERPANJANG PPKM, BUPATI KARANGANYAR JULIYATMONO BERI KELONGGARAN JAM OPERASIONAL PELAKU USAHA