Kompas TV internasional kompas dunia

Perluas Keadaan Darurat, PM Jepang Minta Maaf

Kamis, 14 Januari 2021 | 03:31 WIB
perluas-keadaan-darurat-pm-jepang-minta-maaf
Dalam konferensi pers yang berlangsung di Tokyo, 13 Januari 2021, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengumumkan perluasan keadaan darurat di Jepang. (Sumber: Associated Press)

TOKYO, KOMPAS.TV – Jepang memperluas keadaan darurat virus corona untuk tujuh prefektur lagi, Rabu (13/1/2021). Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga memohon maaf karena harus menerapkan aturan ini dan meminta kerjasama seluruh warga Jepang.

"Saya minta maaf karena telah menyebabkan stres sehingga Anda harus hidup dalam kendala, tetapi kami harus mengatasi kesulitan ini. Saya dengan hormat meminta kerja sama Anda," kata Perdana Menteri Yoshihide Suga dalam konferensi pers setelah pertemuan gugus tugas virus, seperti dikutip dari the Associated Press.

Baca Juga: Jepang Temukan Virus Corona Varian Baru, Berbeda dengan Jenis yang Ditemukan di Inggris

Pengumuman itu datang hanya kurang dari seminggu setelah PM Suga mengumumkan keadaan darurat untuk Tokyo dan tiga prefektur terdekat, 7 Januari lalu. Aturan baru menambahkan tujuh prefektur lainnya di Jepang bagian barat dan tengah, untuk masuk dalam keadaan darurat.

"Jenis varian baru telah ditemukan dari orang-orang yang kembali dari Brasil. Saya sangat prihatin karena kasus-kasus seperti itu telah dikonfirmasi satu per satu, memperkuat rasa kekhawatiran di antara warga Jepang," tambahnya.

Pada jumpa pers, Suga juga mengatakan Jepang akan menangguhkan izin masuk bisnis jalur cepat dan melarang sepenuhnya wisatawan asing untuk datang ke Jepang. Hal ini dilakukan mengingat berbagai virus corona varian baru semakin bermunculan di seluruh dunia.

Baca Juga: PM Jepang Umumkan Keadaan Darurat Corona

Penulis : Tussie Ayu


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:30
KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PENGOLAHAN UDANG JADI KOMODITI PRIORITAS   BNN KOTA TANGERANG SELATAN SOROTI TINGGINYA PEREDARAN SABU DAN GANJA DI CIPUTAT   KEMENTERIAN KESEHATAN: SERTIFIKAT VAKSIN JADI SYARAT JALAN BELUM BERSIFAT FINAL   KAPUSKES TNI MAYJEN TUGAS RATMONO AJAK WARGA ANTUSIAS VAKSINASI COVID-19   WALI KOTA KEDIRI ABDULLAH ABU BAKAR AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR PLASMA   DINKES DKI: PENGUATAN SINERGI ANTARPIHAK SANGAT DIPERLUKAN UNTUK HADAPI KLASTER KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI: KITA HARUS OPTIMISTIS AWAL 2021 JADI TITIK BALIK PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PEMERINTAH CEPAT ATASI BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PRESIDEN JOKOWI: BULAN INI CURAH HUJAN EKSTREM, WASPADAI BANJIR DAN TANAH LONGSOR   PRESIDEN JOKOWI: SAYA TELAH PERINTAHKAN VAKSINASI COVID-19 TUNTAS SEBELUM AKHIR 2021   TIM SAR MASIH CARI MEMORI CVR SRIWIJAYA AIR SJ-182   TIM DVI TELAH TERIMA SAMPEL DNA 62 KELUARGA KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182   KEMENSOS SALURKAN BANTUAN RP 1,7 MILIAR UNTUK KORBAN GEMPA DI SULAWESI BARAT   POLRI KIRIM PESAWAT HINGGA PERSONEL UNTUK BANTU PENANGANAN GEMPA DI SULAWESI BARAT