Kompas TV nasional update corona

Pemprov DKI Mengatur Detail Standar Masker, Dua Sisi Masker Kain Wajib Beda Warna

Rabu, 13 Januari 2021 | 23:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengetatan PSBB di DKI Jakarta kembali dijalankan mulai awal pekan ini.

Pemprov DKI bahkan mengatur detail hingga jenis masker yang digunakan.

Dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021, ada 2 jenis masker yang disebutkan yaitu masker medis dan masker kain.

Pertama masker medis, yang memiliki bacterial filtration efficiency atau efisiensi filtrasi bakteri lebih lebih besar sama dengan 98%.

Kemudian, efisiensi filtrasi partikel juga lebih besar sama dengan 98%.

Dan untuk fluid resistance atau ketahanan fluida minimal 120 milimeter air raksa.

Selain masker medis, yang sering kita gunakan adalah masker kain.

Untuk masker kain, ada 5 standar yang harus diperhatikan jenis kain seperti apa yang boleh dipakai.

Pertama, bahan katun dengan minimal 2 lapis. Terdapat pengait agar masker pas di wajah dan tidak kendur.

Selain itu, yang jadi sorotan adalah kedua sisi masker harus berbeda warna. Cara ini diwajibkan untuk menunjukkan bagian mana sisi luar dan dalam.

Kemudian, masker harus mudah dibersihkan dan dicuci tanpa mengubah bentuk dan ukuran.

Yang terakhir, masker harus mampu menutupi area hidung, mulut dan bawah dagu dengan baik.

Perlu diingat, jika tak mengenakan masker saat berada di luar rumah dan saat berkendara maka akan dikenakan sanksi.

Pertama, kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum, yakni jalan, trotoar, saluran air, jembatan penyebrangan orang, taman atau halte bus.

Sanksi kedua adalah denda administratif paling banyak 250 ribu rupiah yang wajib disetorkan ke kas daerah.

 

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:38
KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PENGOLAHAN UDANG JADI KOMODITI PRIORITAS   BNN KOTA TANGERANG SELATAN SOROTI TINGGINYA PEREDARAN SABU DAN GANJA DI CIPUTAT   KEMENTERIAN KESEHATAN: SERTIFIKAT VAKSIN JADI SYARAT JALAN BELUM BERSIFAT FINAL   KAPUSKES TNI MAYJEN TUGAS RATMONO AJAK WARGA ANTUSIAS VAKSINASI COVID-19   WALI KOTA KEDIRI ABDULLAH ABU BAKAR AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR PLASMA   DINKES DKI: PENGUATAN SINERGI ANTARPIHAK SANGAT DIPERLUKAN UNTUK HADAPI KLASTER KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI: KITA HARUS OPTIMISTIS AWAL 2021 JADI TITIK BALIK PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PEMERINTAH CEPAT ATASI BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PRESIDEN JOKOWI: BULAN INI CURAH HUJAN EKSTREM, WASPADAI BANJIR DAN TANAH LONGSOR   PRESIDEN JOKOWI: SAYA TELAH PERINTAHKAN VAKSINASI COVID-19 TUNTAS SEBELUM AKHIR 2021   TIM SAR MASIH CARI MEMORI CVR SRIWIJAYA AIR SJ-182   TIM DVI TELAH TERIMA SAMPEL DNA 62 KELUARGA KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182   KEMENSOS SALURKAN BANTUAN RP 1,7 MILIAR UNTUK KORBAN GEMPA DI SULAWESI BARAT   POLRI KIRIM PESAWAT HINGGA PERSONEL UNTUK BANTU PENANGANAN GEMPA DI SULAWESI BARAT