Kompas TV bbc bbc indonesia

Cerdas! Tanggapan Remaja di Berbagai Negara Tentang Situasi New Normal

Kamis, 31 Desember 2020 | 01:01 WIB

LONDON, KOMPAS.TV - Victoria Gill, seorang jurnalis kantor berita BBC London, mencoba menjawab pertanyaan beberapa remaja dari berbagai belahan dunia. 

Victoria adalah seorang reporter yang banyak menulis berita tentang ilmu pengetahuan atau sains. Pertanyaan pertama datang dari Braden, remaja pria asal Selandia Baru, yang berusia 15 tahun.

"Apakah menjaga jarak (social distancing) merupakan bagian dari new normal?," tanya Braden.

Victoria lalu menjawab bahwa kontak erat berisiko tinggi untuk dapat tertular virus Corona. Terlebih apabila orang tersebut mengalami batuk atau bersin, karena cipratan droplets dapat menularkan virus.

Pertanyaan selanjutnya datang dari Fiona, remaja putri berusia 15 tahun asal New York, Amerika Serikat. Fiona menganggap kurangnya persiapan dunia dalam menghadapi pandemi Corona.

"Tindakan apa yang dapat dilakukan untuk menangani krisis pandemi, sekaligus mencegahnya untuk muncul di kemudian hari?," tanya Fiona.

Gill lalu menjawabnya dengan mengatakan bahwa seluruh bangsa-bangsa di dunia sedang berupaya memerangi pandemi.

Berdasarkan hasil penelitian, virus diduga berasal dari perdagangan hewan liar, sehingga perlu dilakukan kontrol perdagangan hewan liar untuk mencegah terjadinya pandemi yang sama.

Penulis : Aryo bimo


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:28
KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PENGOLAHAN UDANG JADI KOMODITI PRIORITAS   BNN KOTA TANGERANG SELATAN SOROTI TINGGINYA PEREDARAN SABU DAN GANJA DI CIPUTAT   KEMENTERIAN KESEHATAN: SERTIFIKAT VAKSIN JADI SYARAT JALAN BELUM BERSIFAT FINAL   KAPUSKES TNI MAYJEN TUGAS RATMONO AJAK WARGA ANTUSIAS VAKSINASI COVID-19   WALI KOTA KEDIRI ABDULLAH ABU BAKAR AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR PLASMA   DINKES DKI: PENGUATAN SINERGI ANTARPIHAK SANGAT DIPERLUKAN UNTUK HADAPI KLASTER KELUARGA   PRESIDEN JOKOWI: KITA HARUS OPTIMISTIS AWAL 2021 JADI TITIK BALIK PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI DORONG PEMERINTAH CEPAT ATASI BANJIR DI KALIMANTAN SELATAN   PRESIDEN JOKOWI: BULAN INI CURAH HUJAN EKSTREM, WASPADAI BANJIR DAN TANAH LONGSOR   PRESIDEN JOKOWI: SAYA TELAH PERINTAHKAN VAKSINASI COVID-19 TUNTAS SEBELUM AKHIR 2021   TIM SAR MASIH CARI MEMORI CVR SRIWIJAYA AIR SJ-182   TIM DVI TELAH TERIMA SAMPEL DNA 62 KELUARGA KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182   KEMENSOS SALURKAN BANTUAN RP 1,7 MILIAR UNTUK KORBAN GEMPA DI SULAWESI BARAT   POLRI KIRIM PESAWAT HINGGA PERSONEL UNTUK BANTU PENANGANAN GEMPA DI SULAWESI BARAT