Kompas TV nasional peristiwa

GeNose Deteksi Corona lewat Senyawa Organik dalam Napas

Selasa, 29 Desember 2020 | 00:42 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - GeNose, alat pendeteksi covid-19 lewat embusan napas, buatan Universitas Gadjah Mada, akhirnya mengantongi izin edar dari kementerian kesehatan, sejak 24 Desember lalu.

Meski dari hasil uji kalibrasi, menunjukkan akurasi hingga 97 persen untuk mendeteksi pasien covid-19, penggunaan alat ini untuk screening, atau hingga diagnosis, seperti PCR, masih perlu dikaji lebih lanjut.

Hanya dengan embusan napas yang dimasukkan dalam kantong khusus, alat yang diberi nama ji-nose ini, bisa mendeteksi pasien covid-19 dalam hitungan menit.

24 Desember lalu, alat ini pun berhasil mengantongi izin edar dari kementerian kesehatan.

Teknologi yang dikembangkan para ilmuwan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini, diklaim mampu membedakan pasien covid-19 dan tidak dari senyawa organik mudah menguap, yang terkandung dalam napas seseorang.

Dari hasil penelitian, napas pasien positif Covid-19 diduga memiliki kandungan partikel organik yang khas di dalam embusan napas, yang bisa digunakan untuk membedakan dengan pasien penderita penyakit pernapasan lain.

Alat ini telah diuji kaliberasi pada 600 sampel pasien di rumah sakit di Yogyakarta, dan hasilnya diklaim memiliki akurasi di atas 95 persen.

Selain cepat, karena hanya butuh sekitar dua menit untuk mendapatkan hasil, alat GeNose ini juga hanya membutuhkan biaya sekitar 15 hingga 25 ribu, untuk sekali pengujian.

Meski demikian, penggunaan alat GeNose ini sebagai alat screening, atau diagnosis, seperti tes usap PCR, atau antigen covid-19, masih harus dikaji lebih lanjut.

Penulis :





BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Kemegahan Masjid Raya Al-Osmani

Selasa, 20 April 2021 | 13:33 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:44
KEMENDAGRI GANTI 36.077 DOKUMEN KEPENDUDUKAN UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA DI NTT DAN NTB   PULAU BELITUNG RESMI JADI ANGGOTA UNESCO GLOBAL GEOPARK   PT KAI MENYATAKAN JUMLAH PENUMPANG KERETA API JELANG LARANGAN MUDIK LEBARAN 2021 MASIH CUKUP STABIL    MENKO PEREKONOMIN AIRLANGGA HARTARTO SEBUT THR UNTUK PNS DAN TNI/POLRI CAIR PADA H-10 SEBELUM IDUL FITRI   KADINKES DKI WIDYASTUTI SEBUT KASUS AKTIF COVID-19 DI DKI JAKARTA KEMBALI MENINGKAT   ICW NILAI TUNTUTAN 4 TAHUN PENJARA TERHADAP PENYUAP EKS MENSOS JULIARI BATUBARA SANGAT RENDAH   HARRY VAN SIDABUKKE DAN ARDIAN ISKANDAR MADDANATJA MERUPAKAN TERDAKWA PENYUAP EKS MENSOS JULIARI BATUBARA   TERDAKWA KASUS SUAP DANA BANSOS HARRY VAN SIDABUKKE DAN ARDIAN MADDANATJA DITUNTUT HUKUMAN 4 TAHUN PENJARA   JAKSA TOLAK “JUSTICE COLLABORATOR” YANG DIAJUKAN HARRY VAN SIDABUKKE, PENYUAP EKS MENSOS JULIARI BATUBARA   NILAI BANYAK KEJANGGALAN, KETUA KOMISI X DPR MINTA KEMDIKBUD TARIK DAN REVISI KAMUS SEJARAH INDONESIA DARI PEREDARAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN MEMPERPANJANG PEMBERLAKUAN PPKM BERBASIS MIKRO HINGGA 3 MEI 2021   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN MASYARAKAT HARUS TETAP MENJALANKAN 3M DAN WASPADAI COVID-19 MESKI SUDAH ADA VAKSIN   KABARESKRIM: HINGGA 2021, TAK ADA PENGAJUAN CABUT STATUS WNI JOZEPH PAUL ZHANG   KOMINFO: YOUTUBE SUDAH BLOKIR KONTEN DUGAAN PENISTAAN AGAMA JOZEPH PAUL ZHANG