Kompas TV bbc bbc indonesia

Nasib Ribuan Pengungsi di Yida, Sudan, Selama Pandemi Covid-19

Senin, 28 Desember 2020 | 23:26 WIB

SUDAN, KOMPAS.TV - Terdapat sekitar 46.000 orang yang tinggal di kamp pengungsi Yida, Sudan Selatan. Sebagian besar yang tinggal di kamp pengungsian ini masih berusia muda. 

Di awal pandemi, para pengungsi mendapat informasi tentang adanya virus Corona yang dapat membunuh manusia. Sebagian dari mereka tidak dapat berkata-kata dan menganggap kabar tersebut adalah sebuah bencana. 

Mereka tidak dapat membayangkan tinggal di kamp pengungsi, tanpa didukung dengan fasilitas kesehatan yang layak. Bahkan, thermometer pengukur suhu badan pun tidak ada.

Kabar hoaks dan menyesatkan pun sampai ke telinga para pengungsi. Cerita tentang bagaimana mengerikannya menangani pasien corona, membuat para pengungsi ketakutan.

Informasi tersebut membuat para pengungsi tidak memedulikan kesehatannya masing-masing. Sebagian dari mereka berharap dapat mengakses informasi yang kredibel tentang bagaimana menghadapi virus Corona.

Kini, protokol kesehatan mulai diterapkan di pengungsian. Sabun untuk mencuci tangan sudah didistribusikan ke seluruh pengungsi.

 

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:07
KAPOLRI DAN KOMNAS HAM TEKEN NOTA KESEPAHAMAN SOAL PENEGAKAN HAM DI INDONESIA   PT MRT JAKARTA TEKEN KONTRAK PROYEK FASE 2A BUNDARAN HI-KOTA SENILAI RP 4,6 TRILIUN   KETUA SATGAS DONI MONARDO: KEPULANGAN PERANTAU KE KAMPUNG HALAMAN MENINGKATKAN KASUS COVID-19   SATGAS: KASUS KONFIRMASI POSITIF DAN KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA MINGGUAN MENGALAMI KENAIKAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN PASTIKAN KEBUTUHAN WARGA KORBAN KEBAKARAN DI TAMAN SARI TERPENUHI   POLISI BERENCANA DIRIKAN 2 POSKO PEMERIKSAAN DI KOTA TANGERANG SELAMA MASA LARANGAN MUDIK LEBARAN   PEMKOT JAKARTA PUSAT AKAN TUTUP JEMBATAN YANG JADI AKSES UNTUK TAWURAN DI JOHAR BARU   KEMENDIKBUD: KAMUS SEJARAH YANG TAK CANTUMKAN NAMA TOKOH PENDIRI NU KH HASYIM ASY'ARI SUDAH DITARIK DARI SITUS   POLISI BERKOORDINASI DENGAN DIREKTORAT IMIGRASI UNTUK CABUT PASPOR JOZEPH PAUL ZHANG   KEMENTERIAN KESEHATAN: ADA KEMUNGKINAN VAKSINASI COVID-19 LIBUR SELAMA IDUL FITRI   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: TEKNOLOGI LISTRIK YANG GUNAKAN PEMBANGKIT ENERGI SAMPAH HARUS TERUS DIKEMBANGKAN   DEWAS KPK MINTA PIMPINAN KPK USUT DUGAAN BOCORNYA INFORMASI PENGGELEDAHAN DI DUA LOKASI DI KALSEL   PPKM DIPERPANJANG, WAGUB DKI: TAK ADA PERUBAHAN ATURAN KECUALI JAM BUKA RESTORAN   KEMENKOMINFO SEBUT JOZEPH PAUL TETAP DAPAT DIJERAT UU ITE MESKI BERADA DI LUAR NEGERI