Kompas TV bbc bbc indonesia

Kolaborasi Kecerdasan Buatan dari Berbagai Negara Bantu Tenaga Medis Covid-19

Senin, 28 Desember 2020 | 15:19 WIB

KOMPAS.TV – Sejumlah anak muda di berbagai belahan dunia berkolaborasi memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence, untuk membantu tenaga medis di masa pandemi Covid-19.

Mereka mengembangkan sebuah website berbasis AI untuk membantu distribusi alat pelindung diri kepada tenaga medis di seluruh dunia.

“Kami membuat situs web yang memberikan informasi peta rumah sakit yang kekurangan APD. Dalam website  kami menjalankan mesin Python untuk mengidentifikasi rumah sakit di negara mana yang paling berisiko, karena Covid-19” ujar Mukil, salah seorang pelajar SMA asal Amerika Serikat.

Menurutnya, data yang tersedia di dalam website dapat diakses berbagai perusahaan produsen APD dari seluruh dunia.

“Dan sebagai hasilnya, perusahaan dapat menggunakan data tersebut untuk melihat di mana tepatnya mereka dapat mengirimkan pasokan untuk memberikan dampak yang paling besar,” jelasnya.

Teknologi ini dapat membantu putusnya rantai pasokan APD yang berpotensi menyulitkan tenaga medis dalam menangani Covid-19. 

Namun tentunya, dalam mengembangkan website berbasis AI ini, para pelajar menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah perbedaan waktu karena sejumlah pengembang tinggal di negara yang berbeda.

“Salah satu tantangan terbesar yang harus diatasi tim saya selama pengembangan produk kami adalah perbedaan zona waktu. Tim kami sebenarnya mencakup tiga negara berbeda dan tiga zona waktu berbeda,” ungkap Madeleine, salah satu anggota tim.

Rencanaya, ke depan mereka tidak hanya memberikan informasi untuk pasokan APD. Tetapi juga akan membantu pengiriman makanan ke berbagai food bank. 

Penulis : Laura Elvina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:46
WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN MINTA MENPAN RB TINDAK TEGAS ASN YANG TERBUKTI BERAFILIASI DENGAN JARINGAN TERORIS   KLHK MINTA MASYARAKAT BERKONTRIBUSI DALAM USAHA MENJAGA LINGKUNGAN DENGAN KURANGI TIMBUNAN SAMPAH    KEMENKOMINFO DORONG PEREMPUAN INDONESIA UNTUK BERINOVASI MEMANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL   SATGAS SEBUT VARIAN VIRUS KORONA B.1.617 ATAU MUTASI GANDA INDIA BELUM DITEMUKAN DI RI   BUPATI SLEMAN MINTA ASN LAKUKAN “BORONG BARENG” PRODUK UMKM LOKAL   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: INDONESIA WASPADAI LONJAKAN KASUS COVID-19 SEPERTI INDIA   PEMKOT BATAM SIAPKAN ASRAMA HAJI UNTUK KARANTINA PEKERJA MIGRAN INDONESIA DARI MALAYSIA DAN SINGAPURA   SATGAS: VAKSINASI COVID-19 DI BULAN RAMADAN AMAN DAN TIDAK BATALKAN PUASA   SATGAS INGATKAN WARGA DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN MESKI SUDAH DIVAKSIN COVID-19   SATGAS: TES COVID-19 DENGAN GENOSE SUDAH TERSEDIA DI 12 BANDARA   PT JASA MARGA KEMBALI LANJUTKAN PEKERJAAN REKONSTRUKSI TOL JAKARTA-CIKAMPEK    SATGAS: TIDAK MUDIK LINDUNGI KELUARGA DI KAMPUNG HALAMAN DARI COVID-19   MENSOS MINTA PENGELOLA GEDUNG LOGISTIK KEMENSOS DAPAT KELOLA STOK BANTUAN SECARA DIGITAL   MENTERI KETENAGAKERJAAN TEGASKAN BERKOMITMEN MEMBERI PERLINDUNGAN TERHADAP PEKERJA PEREMPUAN