Kompas TV nasional peristiwa

5 Penumpang Pesawat Diduga Gunakan Hasil Tes Antigen Palsu dari Jakarta

Sabtu, 26 Desember 2020 | 11:05 WIB

KALIMANTAN BARAT, KOMPAS.TV - Satgas Penanganan Covid-19 Kalimantan Barat Tengah mendalami dugaan penggunaan surat keterangan hasil tes cepat antigen palsu, oleh lima orang penumpang pesawat, dari Jakarta.

Dari hasil tes acak yang dilakukan petugas, ada lima orang penumpang yang positif covid-19, dari hasil tes usap PCR. Padahal kelimanya mengantongi hasil negatif tes cepat antigen.

Temuan tersebut membuat satgas bergerak menyelidiki dugaan surat keterangan palsu. Selain itu, pintu masuk Kalimantan Barat juga akan diperketat, untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji melalui unggahan di akun resmi facebook miliknya, berang dengan temuan dugaan penumpang pesawat positif covid-19 masuk ke Kalimantan Barat.

Sutarmidji pun akan bersikap tegas dengan melarang sementara maskapai yang membawa penumpang yang diduga menggunakan surat keterangan antigen palsu.

Untuk itu kita putuskan maskapai yang bersangkutan tidak boleh bawa penumpang ke pontianak selama 10 hari, tulis Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji di akun facebook miliknya.

Puluhan pengguna jalan dari luar Bandar Lampung diminta putar balik ke daerah asal, karena tidak bisa menunjukkan surat tes cepat antigen.

Pemeriksaan surat antigen dilakukan di dua posko, yakni exit tol kota baru dan posko di bundaran Raden Inten yang merupakan pintu masuk Kota Bandar Lampung.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberlakukan pemeriksaan surat tes antigen bagi setiap pengguna jalan dari luar Lampung,

Terminal bus antar kota antar provinsi Kampung Rambutan, Jakarta Timur menerapkan prosedur tes cepat antigen kepada sopir bus dan calon penumpang untuk mencegah penyebaran covid 19.

Hingga Jumat kemarin tercatat sudah 50 supir bus menjalani rapid tes antigen di Terminal Kampung Rambutan.

Dengan adanya persyaratan tersebut dan pada masa pendemi covid seperti ini, jumlah penumpang pada libur Natal tahun ini turun 80 persen.

Penulis :





BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Kemegahan Masjid Raya Al-Osmani

Selasa, 20 April 2021 | 13:33 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:58
KEMENDAGRI GANTI 36.077 DOKUMEN KEPENDUDUKAN UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA DI NTT DAN NTB   PULAU BELITUNG RESMI JADI ANGGOTA UNESCO GLOBAL GEOPARK   PT KAI MENYATAKAN JUMLAH PENUMPANG KERETA API JELANG LARANGAN MUDIK LEBARAN 2021 MASIH CUKUP STABIL    MENKO PEREKONOMIN AIRLANGGA HARTARTO SEBUT THR UNTUK PNS DAN TNI/POLRI CAIR PADA H-10 SEBELUM IDUL FITRI   KADINKES DKI WIDYASTUTI SEBUT KASUS AKTIF COVID-19 DI DKI JAKARTA KEMBALI MENINGKAT   ICW NILAI TUNTUTAN 4 TAHUN PENJARA TERHADAP PENYUAP EKS MENSOS JULIARI BATUBARA SANGAT RENDAH   HARRY VAN SIDABUKKE DAN ARDIAN ISKANDAR MADDANATJA MERUPAKAN TERDAKWA PENYUAP EKS MENSOS JULIARI BATUBARA   TERDAKWA KASUS SUAP DANA BANSOS HARRY VAN SIDABUKKE DAN ARDIAN MADDANATJA DITUNTUT HUKUMAN 4 TAHUN PENJARA   JAKSA TOLAK “JUSTICE COLLABORATOR” YANG DIAJUKAN HARRY VAN SIDABUKKE, PENYUAP EKS MENSOS JULIARI BATUBARA   NILAI BANYAK KEJANGGALAN, KETUA KOMISI X DPR MINTA KEMDIKBUD TARIK DAN REVISI KAMUS SEJARAH INDONESIA DARI PEREDARAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN MEMPERPANJANG PEMBERLAKUAN PPKM BERBASIS MIKRO HINGGA 3 MEI 2021   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN MASYARAKAT HARUS TETAP MENJALANKAN 3M DAN WASPADAI COVID-19 MESKI SUDAH ADA VAKSIN   KABARESKRIM: HINGGA 2021, TAK ADA PENGAJUAN CABUT STATUS WNI JOZEPH PAUL ZHANG   KOMINFO: YOUTUBE SUDAH BLOKIR KONTEN DUGAAN PENISTAAN AGAMA JOZEPH PAUL ZHANG