Kompas TV kolom budiman tanuredjo

Reshuffle Kabinet, Jokowi Pilih Risma? - Opini Budiman

Sabtu, 19 Desember 2020 | 09:01 WIB

Perombakan Kabinet Indonesia Maju tampaknya bakal menjadi kenyataan. Dua Menteri Presiden Jokowi yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi memaksa Presiden Jokowi untuk mengganti kedua Menteri itu atau malah merombak Kabinet Indonesia Maju.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, orang kepercayaan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, ditangkap KPK atas tuduhan menerima suap ekspor benur. Edhy ditangkap begitu mendarat dari Amerika Serikat, 25 November 2020.

Dia bersama staf khususnya ditangkap setelah berbelanja barang mewah di Amerika.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, sebagaimana dikatakan Hasjim Djojohadikusumo, sangat kecewa dengan perilaku Edhy.

Pos Menteri KKP yang kosong sejak 25 November, dijabat sementara oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Belum reda penangkapan Edhy, KPK kembali menangkap Menteri Sosial Juliari Batubara. 5 Desember 2020, politisi PDIP ini ditangkap karena menerima suap dari progam sembako pada masa pandemi. Juliari disebut mengutip pungutan Rp 10.000,- per satu paket sembako.

Pos Menteri Sosial - Kementerian kunci untuk menyalurkan bantuan, kini juga kosong dan dirangkap Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Efendi.

Kedua pos menteri yang kosong ini selayaknya segera diisi. Berdasarkan konstitusi, para menteri adalah pembantu presiden. Siapapun yang ditunjuk jadi menteri adalah hak prerogatif presiden.

Sebagaimana diungkapkan ketua DPD PSI Surabaya Yusuf Lakaseng yang menyebut Walikota Surabaya Tri Rismaharini sebagai kandidat mensos.

"Informasi yang saya bilang valid dari sumber valid yang saya dapat. Bu Risma kemungkinan akan jadi mensos, pak Jokowi sudah menelepon bu Risma, kita tunggu aja," ujar Yusuf pada 14 Desember 2020.

Jabatan Risma sebagai Walikota Surabaya akan berakhir tanggal 21 Februari 2021.

Namun, itu dibantah politisi PDIP yang menyebut menteri dari PDIP ada di kantong ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sedangkan Risma ketika ditanya menyebut dirinya ikut bu Mega.

Penulis : Aryo bimo




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:40
PANGLIMA TNI BERANGKATKAN SATGAS MTF TNI KONGA XXVIII-M/UNIFIL DENGAN KRI KE LEBANON DARI DERMAGA BATU AMPAR BATAM   KEMENPAN-RB SIAPKAN PENERIMAAN 189.000 PEGAWAI PEMDA SE-INDONESIA TAHUN INI   UJI COBA TARIF PARKIR TERTINGGI MOBIL TAK LULUS UJI EMISI DI PARKIRAN SAMSAT DAAN MOGOT, JAKBAR, BERLAKU MINGGU INI   KEMENLU DAN KBRI YANGON MENYATAKAN EVAKUASI WNI DI MYANMAR BELUM MENDESAK DILAKUKAN   KBRI YANGON MENGIMBAU WNI YANG BERADA DI MYANMAR TETAP TENANG DAN BERDIAM DIRI DI KEDIAMAN MASING-MASING   KBRI YANGON MENETAPKAN STATUS SIAGA II TERKAIT SITUASI TERAKHIR DI MYANMAR   MENLU RI: INDONESIA SANGAT PRIHATIN MELIHAT MENINGKATNYA KEKERASAN DI MYANMAR YANG MEMAKAN BANYAK KORBAN   MENKO KEMARITIMAN & INVESTASI LUHUT PANDJAITAN MINTA PEMDA MEMBANTU PEMERINTAH PUSAT DALAM PENANGGULANGAN BENCANA    MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MINTA GUBERNUR HINGGA MENTERI TAK RAGU MENEGAKKAN HUKUM TERHADAP PELAKU KARHUTLA   HARI INI, MENKO POLHUKAM MAHFUD MD BERI SAMBUTAN DALAM RAKORNAS PENANGGULANGAN BENCANA 2021 YANG DIGELAR BNPB   WAPRES MA’RUF AMIN SEBUT VAKSINASI COVID-19 JADI SALAH SATU UPAYA PEMULIHAN EKONOMI   PRESIDEN JOKOWI: BELUM ADA PENELITIAN TUNJUKKAN VIRUS KORONA B117 LEBIH MEMATIKAN   PRESIDEN JOKOWI MEMINTA MASYARAKAT TAK KHAWATIR DENGAN ADANYA VIRUS KORONA VARIAN BARU B117    PRESIDEN JOKOWI SEBUT PEMBERLAKUAN PPKM BERSKALA MIKRO AKAN DIKEMBANGKAN DI LUAR PULAU JAWA