Kompas TV nasional sapa indonesia

Geruduk Rumah Ibunda Mahfud MD, Massa Berawal dari Unjuk Rasa di Mapolres Pamekasan

Rabu, 2 Desember 2020 | 23:51 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.TV - Polisi melakukan penyelidikan awal terhadap aksi penggerudukan massa ke kediaman Ibunda Menko Polhukam, Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur.

Baca Juga: Polisi Selidiki Penggerudukan Rumah Ibunda Mahfud MD di Pamekasan

Polisi menegaskan aksi di depan rumah Ibunda Mahfud MD tidak memiliki izin.

Kemarin, sekelompok orang mendatangi rumah Ibunda Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur.

Dalam video yang sempat viral di media sosial, massa meminta Mahfud MD keluar dari rumah.

Aksi ini terkait pemanggilan pemeriksaan terhadap pemimpin FPI, Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya.

Buntut peristiwa penggerudukan tersebut, polisi melakukan penyelidikan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono menjelaskan polisi tidak mengeluarkan izin untuk kegiatan demonstrasi di depan kediaman Ibunda Mahfud MD.

Baca Juga: Polda Jatim Undang Sejumlah Pihak Buat Klarifikasi Demo di Depan Rumah Ibu Mahfud MD

Kerabat Mahfud MD mendukung penyelidikan awal yang dilakukan polisi.

Terutama untuk mengetahui aktor-aktor di balik penggerudukan tersebut.

Seperti apa pengamanan yang dilakukan polisi?

Kita membahasnya bersama Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:26
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   MENTAN SYAHRUL YASIN LIMPO SEBUT NILAI MANFAAT PUPUK BERSUBSIDI CAPAI 250 PERSEN   WAPRES MA'RUF AMIN: PENGELOLAAN WAKAF UANG PERLU KERJA SAMA DENGAN MANAJER INVESTASI   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA ULAMA SOSIALISASIKAN WAKAF UANG LEWAT DAKWAH   PRESIDEN MINTA SELURUH DAERAH DI TANAH AIR PEDULI TERHADAP MASALAH "STUNTING"   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: ANGKA "STUNTING" DIPERKIRAKAN NAIK KARENA PANDEMI COVID-19   GUBERNUR SULAWESI BARAT MINTA ASN YANG MENGUNGSI KE LUAR KOTA AKIBAT GEMPA SEGERA KEMBALI   KETUA DPD LANYALLA MATTALITTI APRESIASI KERJA CEPAT TNI AL KIRIM ALAT PELINDUNG DIRI DARI SURABAYA KE MAMUJU   DINAS PENDIDIKAN PAPUA SEBUT LIMA KABUPATEN SUDAH LAKSANAKAN BELAJAR TATAP MUKA   JUBIR SATGAS: MASYARAKAT YANG JADI PENERIMA VAKSIN COVID-19 AKAN DIVAKSINASI DUA KALI   JUBIR SATGAS SEBUT VAKSIN COVID-19 TAK AKAN BERIKAN PERLINDUNGAN MAKSIMAL JIKA HANYA DISUNTIKKAN SEKALI   BLOK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19 MULAI PENUH, PEMPROV DKI TERUS SIAPKAN LAHAN BARU   RS LAPANGAN IJEN BOULEVARD MALANG RAWAT 614 PASIEN COVID-19, 402 DI ANTARANYA SEMBUH   PERPANJANG PPKM, BUPATI KARANGANYAR JULIYATMONO BERI KELONGGARAN JAM OPERASIONAL PELAKU USAHA