Kompas TV nasional sapa indonesia

FPI Sempat Tolak Penyidik Antar Surat Panggilan, Sekjen HRS Center: Hanya Miskomunikasi

Rabu, 2 Desember 2020 | 23:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hari ini (02/12) penyidik Polda Metro Jaya kembali mendatangi kediaman Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Sempat terjadi ketegangan antara Polisi dan pihak FPI yang menolak kedatangan Polisi.

Ketegangan terjadi saat polisi berupaya memasuki kediaman Rizieq Shihab.

Para penyidik sempat ditolak untuk memberikan surat pemanggilan pemeriksaan bagi Rizieq Shihab.

Ini adalah kali kedua penyidik Polda Metro Jaya ke kediaman Rizieq Shihab untuk mengantarkan surat pemanggilan, terkait acara kerumunan di Petamburan pertengahan November lalu.

Menurut rencanam Rizieq Shihab akan diperiksa pada hari Senin, 7 Desember 2020 mendatang.

Selain Habib Rizieq Shihab, Polda Metro Jaya juga menjadwalkan ulang pemanggilan kedua terhadap menantunya yaitu Hanif Alatas sebagai saksi pada hari Senin, 7 Desember 2020 mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan alasan ketidakhadiran Rizieq Shihab dan Hanif yang disampaikan tim kuasa hukum tidak memenuhi syarat yang diatur dalam undang-undang.

Dan untuk mengetahui respons langsung dari pihak Habib Rizieq Shihab soal surat panggilan kedua dari Polda Metro Jaya, kami tanyakan langsung dengan Haikal Hasan, Sekjen HRS Center.

 

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:47
JAKSA DAKWA EKS DIREKTUR GARUDA INDONESIA HADINOTO MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG   GUBERNUR JABAR: KABUPATEN PANGANDARAN DAN KOTA TASIKMALAYA PALING TIDAK PATUH PAKAI MASKER DAN JAGA JARAK   KERJA SAMA DENGAN BNPB, PEMKOT BOGOR BANGUN RUMAH SAKIT LAPANGAN UNTUK PASIEN COVID-19   TPU SRENGSENG SAWAH, JAKARTA SELATAN, KHUSUS PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19 PENUH   DINAS KESEHATAN: 2.263 TENAGA KESEHATAN DI BOGOR SUDAH DISUNTIK VAKSIN TAHAP PERTAMA   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: PATUH PROTOKOL KESEHATAN BUKAN KARENA ADA PETUGAS   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA MINTA WARGA JAKARTA DAN LUAR JAKARTA TAAT PROTOKOL KESEHATAN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET MAYJEN TUGAS RATMONO: TINGKAT KETERISIAN RSD WISMA ATLET CAPAI 84,02 PERSEN   BLOK MAKAM JENAZAH PASIEN COVID-19 MULAI PENUH, PEMPROV DKI TERUS SIAPKAN LAHAN BARU   WAPRES HARAP "BRAND" EKONOMI SYARIAH DAPAT TINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG EKONOMI & KEUANGAN SYARIAH   WAPRES MA'RUF AMIN HARAP INDONESIA BERI CONTOH PENGELOLAAN WAKAF YANG PRODUKTIF   PRESIDEN MINTA SELURUH DAERAH DI TANAH AIR PEDULI TERHADAP MASALAH "STUNTING"   PRESIDEN TUNJUK BADAN KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA NASIONAL PIMPIN PELAKSANAAN PENURUNAN "STUNTING"   PRESIDEN JOKOWI MINTA ANGKA "STUNTING" DITURUNKAN 14 PERSEN PADA 2024