Kompas TV nasional update corona

Ini Alasan Anies Baswedan Umumkan Dirinya Positif Corona ke Publik

Selasa, 1 Desember 2020 | 11:58 WIB
ini-alasan-anies-baswedan-umumkan-dirinya-positif-corona-ke-publik
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selesai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya soal dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Sumber: Singgar, Juru Kamera Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS TV - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinyatakan positif terpapar virus corona atau Covid-19 pada Selasa (1/11/2020) dini hari. 

Setelah itu, Anies memilih mengumumkan bahwa dirinya positif corona melalui sebuah tayangan video berdurasi 4 menit 53 detik.

Lantas, apa alasan Anies Baswedan memilih mengumumkannya ke publik?

Baca Juga: Dicopot Anies Baswedan, Wali Kota Jakpus Bayu Meghantara Masuk TGUPP Gubernur DKI

Anies menjelaskan, bahwa dirinya termasuk yang cukup rutin menjalani pemeriksaan swab test atau tes usap Covid-19. 

Sebelum dinyatakan positif, ia mengaku terakhir kali menjalani pemeriksaan rutin pada Rabu (25/11/2020). 

“Dari pemeriksaan itu, diketahui bahwa hasilnya ternyata negatif Covid-19,” kata Anies Baswedan pada Selasa (1/12/2020).

Penulis : Tito Dirhantoro


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:43
PRESIDEN JOKOWI AJAK INDUSTRI MANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL AGAR SEMAKIN EFISIEN DAN KOMPETITIF   YAKIN VAKSINASI SELESAI KURANG DARI SETAHUN, PRESIDEN JOKOWI: ADA 30.000 VAKSINATOR DAN 10.000 PUSKESMAS   KSPI MINTA KEJAGUNG TRANSPARAN SAAT SELIDIKI DUGAAN KORUPSI BPJS KETENAGAKERJAAN   KEMENSOS BERI BANTUAN RP 107 JUTA KEPADA KORBAN BANJIR BANDANG DI CISARUA, KABUPATEN BOGOR   KONTRAS HARAP PERGANTIAN KAPOLRI MENJADI MOMENTUM PERBAIKAN INSTITUSI POLRI   DVI POLRI: 32 KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 SUDAH DISERAHKAN KE KELUARGA   BARESKRIM POLRI LIMPAHKAN BERKAS PERKARA KASUS TES USAP RIZIEQ SHIHAB KE KEJAKSAAN   KEMENTERIAN PERTAHANAN AKAN REKRUT 25.000 ORANG UNTUK KOMPONEN CADANGAN   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KEPADA PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK) KEMENSOS   IDI MINTA PEMERINTAH KAJI ULANG KEBIJAKAN YANG TIDAK PRIORITASKAN VAKSIN UNTUK PENYINTAS COVID-19   BPOM DAN KEMENTERIAN KESEHATAN AKAN MENGEVALUASI KEAMANAN VAKSIN COVID-19 PFIZER   KEPALA KSP MOELDOKO: VAKSINASI COVID-19 TERHADAP KORBAN BENCANA AKAN MEMPERTIMBANGKAN JUMLAH VAKSIN   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH TELAH PETAKAN POTENSI BENCANA DI TANAH AIR   WALI KOTA TEGAL DEDY YON SUPRIYONO: BIOSKOP KEMBALI DIBUKA 1 FEBRUARI 2021