Kompas TV regional berita daerah

Bantah Melakukan Intervensi Hasil Swab Rizieq Shihab, Bima Arya: Kami Paham Privasi Pasien

Senin, 30 November 2020 | 09:30 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV - Wali Kota Bogor Bima Arya membantah tudingan melakukan intervensi kepada Rizieq Shihab dan RS Ummi Bogor terkait perawatan Rizieq.

Bima Arya menegaskan, dirinya dan Satgas Covid-19 Bogor menghargai privasi pasien.

“Kalau ada opini bahwa satgas melakukan intervensi dan memaksa untuk membuka hasil medis, itu tidak benar. Kami memahami privasi pasien sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Dan saya Insha Allah selalu menghormati dan memuliakan ulama,” ujar Bima Arya.

Baca Juga: Sempat Dihadang FPI, Polda Metro Jaya Akan Panggil Rizieq Shihab 1 Desember Besok

Tetapi ia menjelaskan pentingnya melaporkan hasil swab ke Satgas Covid-19 Bogor untuk mengetahui tren kasus positif Covid-19 khususnya di Bogor.

“Yang menjadi atensi kami, yang menjadi focus kami, yang menjadi ikhtiar kami, lebih kepada proses dan pelaporan, sekali lagi proses dan pelaporan. Ini penting, karena diatur semuanya oleh undang-undang dan aturan turunannya. Dapat dibayangkan apabila rumah sakit tidak berkoordinasi dengan satgas, dengan dinkes, dengan pemerintahan kota terkait dengan perkembangan pasien Covid-19,” turu Bima Arya.

Baca Juga: Mahfud MD: Kami Sesalkan Sikap Rizieq Shihab yang Menolak Tracking

Adanya iktikad baik dari Manajemen Rumah Sakit Ummi Bogor dalam menjelaskan polemik tes usap Rizieq Shihab membuat satgas penanganan Covid-19 Kota Bogor mempertimbangkan untuk mencabut laporan di kepolisian.

Penulis : Reny Mardika


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:57
KPK IMBAU INSTANSI SAMPAIKAN RENCANA KERJA 2021 UNTUK CEGAH GRATIFIKASI   TIM SAR SEBUT SUDAH TEMUKAN 32 KORBAN TEWAS LONGSOR SUMEDANG   PEMPROV DKI SIAPKAN 21 RS RUJUKAN PASIEN KASUS PASCAVAKSINASI COVID-19   BMKG: ANGIN KENCANG PICU GELOMBANG TINGGI KAWASAN BISNIS MANADO   BASARNAS SERAHKAN 10 KANTONG JENAZAH KORBAN KECELAKAAN SRIWIJAYA AIR SJ182 KE TIM DVI POLRI MINGGU, 17 JANUARI 2021   PASIEN SEMBUH DARI COVID-19 DI DKI JAKARTA BERTAMBAH 3.771 ORANG PADA MINGGU, 17 JANUARI 2021   TNI AL BUKA POSKO PENYALURAN BANTUAN DI JAKARTA, SURABAYA, DAN MAKASSAR UNTUK KORBAN GEMPA SULBAR DAN BANJIR KALSEL   PEMKOT SURABAYA GELAR OPERASI PROTOKOL KESEHATAN DI PASAR TRADISIONAL SECARA SERENTAK, SENIN, 18 JANUARI 2021    SATGAS SAR TNI ANGKATAN LAUT TEMUKAN 3 KANTONG SERPIHAN BADAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182   SATPOL PP DKI MENCATAT ADA 1.056 PELANGGARAN PSBB DI JAKARTA SAAT AKHIR PEKAN   KAROPENMAS DIVISI HUMAS POLRI SEBUT 15 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ182 TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA   HINGGA MINGGU 17 JANUARI 2021, TIM DVI RS POLRI TELAH IDENTIFIKASI 29 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ182   GUNUNG SEMERU BERSTATUS WASPADA, BNPB IMBAU TIDAK ADA AKTIVITAS DI RADIUS 1 KILOMETER   MINGGU, 17 JANUARI 2021, SELURUH KELURAHAN DI DKI JAKARTA MEMILIKI KASUS AKTIF COVID-19